News Ticker
  • Sat Lantas Polres Blora Lakukan Rekayasa Arus Lalu-Lintas Saat Pawai Budaya
  • Tabrak Pintu Mobil, Seorang Pemotor di Padangan Bojonegoro Luka-Luka
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 24 Agustus 2019
  • 108 Peserta Apprentice Program PEPC Siap Jalani Masa Pendidikan di PEM Akamigas
  • Kapolsek Sumberrejo Ajak Jamaah Jumat Waspadai Adu Domba Atas Nama Agama
  • Tingkatkan Pelayanan, Polres Bojonegoro Gelar Forum Konsultasi Standarisasi Pelayanan Publik
  • Kapolres Bojonegoro Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Polsek Dander
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 23 Agustus 2019
  • Genjot Penurunan Angka Kemiskinan, Blora Akan Bentuk TPK Kecamatan Hingga Desa
  • Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bojonegoro Mulai Diguyur Hujan Pertama
  • Kekeringan di Bojonegoro Meluas, 22 Desa di 12 Kecamatan Krisis Air Bersih
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 22 Agustus 2019
  • 3 Anggota DPRD Bojonegoro Yang Baru Dilantik, Berasal dari Desa Brenggolo Kalitidu
  • Polres Blora Imbau Pelajar Cerdas Bermedia Sosial
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Kedungadem Bojonegoro Meninggal Dunia di Jalan
  • Bupati Bojonegoro Harap Pimpinan DPRD Definitif dan Alat Kelengkapan Dewan Segera Terbentuk
  • Imam Sholikin Ditunjuk Sebagai Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bojonegoro
  • Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Masa Jabatan 2019-2024, Dilantik
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 21 Agustus 2019
  • Lifter Bojonegoro M Fauzan, Raih Medali Perak pada Kejurnas dan Pra-PON di Bandung
  • UPP Saber Pungli Kabupaten Bojonegoro, Gelar Sosialisasi di Dinas Perhubungan
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Atap Rumah Milik Warga Gayam Bojonegoro Terbakar
  • Goes to School Polwan Polres Bojonegoro, Ajak Pelajar Lawan Narkoba dan Kenakalan Remaja
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 20 Agustus 2019
  • Pawai Budaya Tingkat Pelajar TK, SD dan SMP di Blora Berjalan Meriah

Fenomena Hijrah Kaum Milenial, Gelombang Hijrah dan Respon Masyarakat

Di tengah situasi tahun politik yang panas akhir-akhir ini, muncul fenomena arus hijrah yang luar biasa dari kalangan generasi milenial. Puluhan komunitas hijrah mulai bermunculan dan disambut antusias para pemuda pemudi milenial. Mulai dari komunitas yang berlevel nasional hingga yang berlevel lokal. Bahkan, ada juga komunitas hijrah yang dibentuk oleh para artis dan selebritis. Komunitas tersebut beranggotakan banyak artis tenar yang telah berhijrah.
Selain banyaknya komunitas, fenomena hijrah kaum milenial ini juga didukung oleh banyaknya event-event hijrah yang diselenggarakan.
 
Derasnya arus hijrah ini menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Gubernur DKI, Anies Baswedan, termasuk salah satu tokoh yang memberikan dukungan. Dalam sambutannya pada pembukaan Hijrah Fest 2018 November lalu, Anies berharap acara besar bertema ‘perubahan menjadi lebih baik’ itu menjadi tanda kebangkitan umat Islam di Indonesia. Ia juga meyakini bahwa gerakan hijrah yang semakin besar dapat memberikan dampak positif untuk Indonesia.
“Tidak hanya dampak perkembangan di bidang religiusitas, akan tetapi merambah ke berbagai sektor, seperti sektor ekonomi,” tuturnya. (esqnews.id).
 
Demikian pula pada sambutannya di Hijrah Fest 2019 Mei lalu, ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap acara hijrah yang mengajak manusia untuk terus melakukan kebaikan dan perbaikan. (kiblat.net).
 
Tokoh lain yang memberikan dukungan terhadap fenomena hijrah adalah Dahnil Anzar Simanjuntak. Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah ini meminta semua pihak untuk mendukung fenomena hijrah tersebut.
 
“Fenomena artis dan masyarakat urban berhijrah menjadi lebih dekat dengan ajaran Islam, saya kira baik dan harus disupport”, jelasnya melalui akun twitter resminya.
 
Selain itu, Prof HM Baharun juga merespon positif fenomena hijrah di kalangan milenial. Guru Besar Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Ampel ini mengungkapkan bahwa kebangkitan generasi milenial Muslim tidak perlu dikhawatirkan.
 
“Justru, potensi ini sangat positif untuk dimanfaatkan guna menguatkan NKRI,” katanya. Ia menyarankan remaja-remaja yang hijrah tersebut diarahkan untuk ikut mencerdaskan bangsa dan menguatkan arus ekonomi umat. (republika.co.id).
 
Tak hanya respon positif, rupanya fenomena hijrah kaum milenial ini juga menuai kontra. Salah satunya disampaikan oleh pengamat gerakan radikalisme keagamaan, Akhmad Muzakki. Ia menyebut fenomena hijrah di kalangan masyarakat maupun artis patut mendapat pendampingan. Sebab, fenomena tersebut merupakan pintu masuk terorisme dengan cara jihad versi mereka.
Menurutnya, pendampingan yang dimaksud dalam hal ini yakni para ulama atau kiai akademis harus turun mendampingi dan mengajak mereka berkomunikasi. Sekretaris PWNU Jatim ini juga menyarankan para ulama atau kiai untuk aktif menyampaikan gagasan melalui media sosial (medsos), sebab selama ini dunia medsos lebih banyak dikuasai oleh kelompok radikalis. (detik.com).
 
 
Menyempurnakan Hijrah Menuju Islam Kaffah
 
Jika dikembalikan pada maknanya, hijrah adalah suatu proses perpindahan atau perubahan ke arah yang lebih baik. Sebagaimana peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dan para sahabat dari Mekkah yang masih jahiliyah menuju Madinah yang telah menerapkan Islam.
Melalui peristiwa hijrah inilah, umat Islam akhirnya mampu menjalankan ajaran agamanya dengan sempurna, tanpa terganggu oleh tradisi jahiliyah. Berkaca pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW tersebut, fenomena hijrah di masa sekarang juga diartikan sebagai perubahan seseorang menuju kondisi yang lebih baik. Misalnya, seseorang yang awalnya tidak menutup aurat, kemudian menyadari bahwa di dalam Islam terdapat perintah untuk menutup aurat, lalu ia pun memutuskan untuk menutup auratnya dengan hijab. Atau seorang anak band yang awalnya bertato, kemudian memutuskan untuk menghapus tatonya karena ingin taat kepada Allah.
Apakah hal-hal positif seperti ini patut dicurigai?
 
Terlepas dari pro-kontra yang muncul, fenomena gelombang hijrah kaum milenial ini sejatinya menunjukkan potensi besar kebangkitan Islam dari generasi milenial di Indonesia untuk masa depan umat. Maka, sudah seharusnya kita ikut mendukung perubahan positif dari kaum milenial ini. Apalagi fenomena hijrah ini mampu menjadikan kaum milenial bangga dengan identitas keislamannya.
Kita tentu akan merasa senang dan bangga ketika melihat semakin banyak generasi milenial yang gemar memakmurkan masjid, memadati majelis ilmu, sibuk menambah hafalan Al-Qur’an, kuat menjalin ukhuwah walaupun berbeda harakah atau mazhab, serta tekun mendalami ilmu agama di tengah minimnya pelajaran agama yang mereka dapatkan di sekolah atau kampusnya.
 
Namun, kita tidak ingin fenomena hijrah kaum milenial ini hanya sekedar menjadi tren semata. Yang akan hilang seiring berkembangnya jaman, dan berganti dengan tren yang lebih modern. Kita ingin agar kaum milenial tetap istiqomah dalam hijrahnya, sekalipun arus hijrah tidak sederas hari ini. Maka, perlu ada upaya untuk mengawal proses hijrah kaum milenial ini menuju perubahan dan hijrah hakiki sebagaimana hijrahnya Rasulullah SAW.
Dibutuhkan keteladanan, keikhlasan, dan kepemimpinan politik Islam yang kuat untuk mengawal gelombang hijrah ini. Seluruh komponen masyarakat harus bersatu, merapatkan barisan demi membina generasi milenial ini menjadi generasi emas khairu ummah. Generasi yang akan menjalankan Islam secara totalitas (kaffah). Generasi yang akan membangun peradaban negara yang gemilang di masa mendatang.(*/imm)
 
 
Penulis: Anggota Komunitas Sahabat Shalihah Bojonegoro
Berita Terkait

Videotorial

Video: Semarak Gapura Kemerdekaan Polres Bojonegoro

Videotorial

Video: Semarak Gapura Kemerdekaan Polres Bojonegoro

Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke74, Polres Bojonegoro bersama Polsek jajaran, dirikan gapura di depan pintu ...

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang sekaligus dipergunakan sebagai tempat penggilingan padi, milik Moh Uzaini (58), warga Desa Gayam RT 004 ...

Teras

Hukum Mengapung di Atas Samudera Etika

Hukum Mengapung di Atas Samudera Etika

*Oleh Muhammad Roqib Akhir-akhir ini Prof. Dr. Jimly Asshidiqie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi , memberi perhatian lebih pada pentingnya etika ...

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

Muhammad Abdul Qohhar Editor Imam Nurcahyo

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

PAGI sangat cerah, seperti hari-hari sebelumnya. Tapi saat tengah menikmati kopi panas, beberapa pesan masuk berantai dengan disertai gambar tulisan ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Blora - Prestasi membanggakan datang dari putra daerah Kabupaten Blora. Dia adalah Talenta Kartika Putri (11), siswi SDN Kunden 1 ...

Infotorial

Program Semai Benih Bangsa: Sekolah PAUD Berkualitas, Siapkan Generasi Emas

Program Semai Benih Bangsa: Sekolah PAUD Berkualitas, Siapkan Generasi Emas

Usia 6 tahun pertama adalah masa keemasan dan fase terpenting dalam pertumbuhan anak. Pada kurun usia tersebut, perkembangan otak anak ...

Berita Foto

Foto Aksi Unjuk Rasa Warga Desa Ngampel di Pendapa Pemkab Bojonegoro

Berita Foto

Foto Aksi Unjuk Rasa Warga Desa Ngampel di Pendapa Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, warga masyarakat Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (14/08/2019), menggelar unjuk rasa (unras) atau ...

Feature

Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Bojonegoro - Berawal dari kegemarannya merawat segala jenis tanaman, Ngadoellah (56) akhirnya menekuni pembibitan tanaman kelengkeng jenis diamond river. Hampir ...

Religi

Tolong Menolong Meringankan Sesama

Tolong Menolong Meringankan Sesama

HIDUP itu bagaikan sebuah bangunan, yang saling menopang antara unsur yang satu dengan unsur yang lainya, karena itu setiap muslim ...

Pelesir

Air Terjun 'Niagara Mini' Kracakaan di Ngloram Blora, Mulai Ramai Didatangi Pengunjung

Air Terjun 'Niagara Mini' Kracakaan di Ngloram Blora, Mulai Ramai Didatangi Pengunjung

Blora - Datangnya musim kemarau membawa keberuntungan sendiri bagi warga di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, khususnya warga yang tinggal ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 24 Agustus 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 24 Agustus 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/08/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu Pukul 16.00 WIB s/d selesai Tempat: Lapangan ...

Statistik

Hari ini

3.044 kunjungan

4.422 halaman dibuka

81 pengunjung online

Bulan ini

101.460 kunjungan

148.780 halaman dibuka

Tahun ini

1.289.187 kunjungan

2.053.790 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015