Ikapesta Blora Salurkan Bantuan Air Bersih pada Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 28 September 2019 10:00 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - Kekeringan yang terjadi akibat dampak musim kemarau berkepanjangan mengakibatkan ratusan desa di Kabupaten Blora kesulitan air bersih. Kondisi ini mengundang keprihatinan sejumlah komunitas untuk bersama-sama Pemkab Blora membantu desa terdampak kekeringan.
Seperti yang dilakukan Ikatan Pegawai dan Staf Sekretariat Daerah (Ikapesta) Kabupaten Blora, pada Jumat (27/09/2019), beri bantuan sebanyak 25 truk tangki air bersih, untuk membantu warga terdampak kekeringan di Kecamatan Ngawen, Kecamatan Japah, Kecamatan Jepon dan Kota Blora.
Bekerja sama dengan armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), secara simbolis penyaluran dilepas langsung oleh Sekda Komang Gede Irawadi SE MSi, didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Blora, para Kabag, bersama seluruh pegawai dan staf lingkungan Setda Kabupaten Blora.
Sugeng Riyadi, sebagai koordinator Ikapesta menerangkan bahwa kegiatan sosial ini diinisiasi oleh teman-teman staf dan pegawai lingkungan Setda yang merasa terpanggil untuk ikut membantu saudara-saudara terdampak kekeringan.
“Berawal dari teman-teman, kita iuran. Alhamdulillah disambut baik oleh semuanya dengan baik. Terimakasih untuk Pak Sekda dan para Kabag yang juga ikut berkontribusi dalam acara ini,” ujar Sugeng Riyadi.
Sekda Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi, saat berangkatkan armada truk tangki air bersih. Jumat (27/09/2019)
Sementara itu, Sekda Komang Gede Irawadi SE MSi, ketika pelepasan armada truk tangki air bersih, mengapresiasi kegiatan sosial yang digagas oleh teman-teman staf dan pegawai Setda Blora. Menurut Sekda, ini merupakan kegiatan positif yang bisa langsung memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kami sangat senang dan mengapresiasi jiwa sosial teman-teman yang ingin ikut serta mengurangi beban warga terdampak kekeringan. Semoga ini semua bisa bermanfaat, tidak hanya bermanfaat untuk penerima bantuan air bersih, namun juga bermanfaat untuk teman-teman sebagai ladang amal,” tutur Sekda.
Pada kesempatan yang sama, Kalak BPBD Blora, Sunanto menyatakan kesiapannya untuk membantu penyaluran bantuan air bersih. Menurutnya Pemkab Blora melalui BPBD juga sudah melakukan penyaluran bantuan air bersih, namun karena belum bisa mencukupi seluruh wilayah terdampak kekeringan sehingga menerima bantuan dari para donatur.
"Kemarau tahun ini diperkirakan sampai awal November, " tutur Sunarto.
Dari pantauan awak media ini di salah satu titik penerima bantuan air bersih di Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen, masyarakat berbondong-bondong mendekati truk tangki yang datang membawa air. Mereka langsung mengambil air bersih secara bergiliran yang telah dimasukkan ke dalam sumur penampungan yang ada di desa setempat.
“Alhamdulillah ada bantuan air bersih. Biasanya harus cari air sampai jauh karena sumurnya kering. Ini bisa untuk stok dua hari. Terimakasih atas bantuannya,” ucap Lestari, salah satu warga Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen. (teg/imm)