Khofifah Raih Penghargaan Nasional Pengembangan Desa Berkelanjutan 2026
Minggu, 26 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengukir prestasi di tingkat nasional melalui kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Kali ini, Jawa Timur berhasil menyabet Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award Tahun 2026 yang diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Penghargaan bergengsi tersebut diraih berkat keberhasilan program Wisata Alam Gosari bertajuk Wujudkan Desa Berdaya. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Niluh Puspa kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang hadir mewakili Gubernur Khofifah di Jakarta pada Selasa (21/04/2026) lalu.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang apik antara pemerintah provinsi dengan sektor swasta, dalam hal ini PLN UID Jatim yang memberikan dukungan CSR secara berkelanjutan di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Berbagai fasilitas mulai dari lampu taman, kereta sawah, armada ATV listrik, hingga perbaikan infrastruktur jalan dan pemberdayaan UMKM telah mengubah wajah desa tersebut menjadi destinasi wisata yang mandiri.
“Alhamdulillah kami menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award Tahun 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” ujar Khofifah menanggapi capaian tersebut.
Khofifah menjelaskan bahwa pemilihan Desa Wisata Alam Gosari sebagai perwakilan Jawa Timur dalam ajang ini didasarkan pada dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Melalui dukungan yang terukur, masyarakat desa setempat kini memiliki ekosistem ekonomi yang tumbuh dan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama.
Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor untuk menggali potensi desa yang sering kali belum terbaca. Ia berharap pola kemitraan seperti ini dapat diduplikasi oleh lebih banyak perusahaan di wilayah Jawa Timur guna mendorong akselerasi pembangunan desa.
“Private sector, BUMN maupun BUMD sangat bisa berkontribusi untuk bersama-sama membangun dan menguatkan desa wisata di Jawa Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Khofifah memberikan apresiasi khusus kepada pihak penyalur CSR yang tidak hanya memberikan bantuan sekali putus, namun tetap melakukan monitoring secara konsisten. Menurutnya, aspek keberlanjutan adalah kunci agar desa binaan bisa benar-benar bertransformasi secara permanen dan mandiri.
“Jadi tidak hanya sekedar memenuhi tanggung jawab memberikan CSR tetapi ada keberlanjutan yang dibangun,” kata Khofifah menambahkan.
Melalui penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap dapat memotivasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan membuka diri terhadap kolaborasi dengan pihak luar demi mewujudkan desa yang berdaya secara ekonomi dan sosial.




































