Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT Cukai Tembakau 2026 untuk Buruh Pabrik Rokok di Baureno
Kamis, 14 Mei 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial resmi memulai pendistribusian Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahun anggaran 2026. Agenda penyaluran simbolis tahap pertama ini dilangsungkan di area pabrik rokok PT Gelora Djaja, Kecamatan Baureno, pada Rabu (13/05/2026) kemarin, sebagai komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan para pekerja di sektor industri tembakau.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, menjelaskan bahwa cakupan penerima bantuan tahun ini cukup luas karena menjangkau buruh yang bekerja di dalam maupun di luar wilayah administrasi Bojonegoro. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat belasan ribu warga Bojonegoro yang menggantungkan hidupnya di sektor ini dan berhak mendapatkan stimulus ekonomi dari dana bagi hasil cukai tersebut.
“Jumlah penerima BLT DBHCHT di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 sebanyak 15.972 penerima, termasuk buruh pabrik rokok lintas kabupaten, yakni warga Bojonegoro yang bekerja di perusahaan rokok di kabupaten tetangga,” jelas Agus dalam laporannya.
Lebih lanjut, Agus merinci bahwa bantuan ini mencakup pekerja yang tersebar di 42 perusahaan rokok lokal di Bojonegoro serta 6 perusahaan rokok di kabupaten tetangga. Program ini didesain sedemikian rupa agar sinergi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di industri rokok dapat berjalan harmonis demi penguatan ekonomi kerakyatan.
“Semoga pemberian BLT DBHCHT ini tepat sasaran sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi bersama berbagai stakeholder bagi buruh pabrik rokok,” tambahnya.
Kebijakan perluasan sasaran bantuan ini mendapat apresiasi tinggi dari para buruh, terutama mereka yang bekerja di luar daerah. Siti Jumaiyah, salah satu pekerja asal Bojonegoro yang bekerja di PT Maju Melaju Lamongan, mengaku sangat lega karena aspirasi yang pernah disampaikan para buruh dalam forum dialog dengan pimpinan daerah akhirnya terwujud nyata pada tahun ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena tahun ini mendapatkan BLT DBHCHT dari Pemkab Bojonegoro. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami semua. Dulu kami belum mendapatkan bantuan ini,” ujarnya penuh syukur.
Siti juga secara khusus memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan daerah yang dinilai responsif terhadap kebutuhan pekerja lintas batas. Menurutnya, bantuan ini merupakan buah dari komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah kabupaten melalui berbagai kanal serap aspirasi yang ada.
“Ini juga berkat aspirasi yang disampaikan teman-teman saat acara Sapa Bupati di pendopo, bahwa buruh pabrik rokok yang bekerja di luar Bojonegoro belum mendapatkan BLT DBHCHT. Alhamdulillah aspirasi kami didengarkan oleh Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Terima kasih sebesar-besarnya,” tuturnya.
Setelah penyelesaian tahap pertama di Baureno, rencananya Dinas Sosial akan melanjutkan penyaluran tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung di PT Kareb Alam Sejahtera pada Rabu 20 Mei 2026 mendatang. Melalui rangkaian program ini, pemerintah berharap ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya para pekerja rentan di sektor tembakau, tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional.(red/toh)






































