Unjuk Rasa
Paguyuban Pengemudi Dump Truk Minta Galian C Jangan Ditutup
Selasa, 31 Mei 2016 12:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Ratusan pengemudi dump truk melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendapa Kabupaten Bojonegoro, Jalan Mas Tumapel, Selasa (31/05) pagi tadi sekitar pukul 09.46 WIB. Mereka bermaksud menemui seluruh Muspida Kabupaten Bojonegoro beserta seluruh dinas terkait untuk melakukan dialog terkait permasalahan tambang galian C di wilayah Bojonegoro.
Mereka tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Dump Truk Bojonegoro yang terdiri 350 armada dari beberapa kecamatan di Bojonegoro. Dari wilayah timur meliputi Kecamatan Balen, Kanor, Sumberejo, Kepohbaru, Kedungadem, dan Baureno. Sedangkan wilayah barat meliputi Kecamatan Kalitidu, Malo, Purwosari, Kasiman, dan Padangan.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa diawali berkumpulnya para pengemudi dump truk di masing - masing wilayah. Untuk wilayah timur bertempat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Balen, Desa Balenrejo, Kecamatan Balen dengan koordinator lapangan, Rujianto. Sementara wilayah barat berkumpul di Gapura Selamat Datang turut Desa Ngablak, Kecamatan Dander dengan koordinator lapangan Amin.
Sedikitnya 200 personel kepolisian yang merupakan petugas gabungan Polres Bojonegoro dan Polsek jajaran ditempatkan di lokasi aksi. Selain itu polisi juga berjaga di setiap pertigaan jalan raya untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.
Kabag Ops Polres Bojonegoro Kompol Kukuh Kurniawan, mengatakan, pihak kepolisian telah mengupayakan kelancaran proses aksi dengan menerjunkan tim gabungan yang telah di tugaskan di posnya masing-masing. "Kami siapkan satu kompi pasukan negosiator, satu kompi pengurai massa, dan satu pengendalian massa," ujarnya.
Kompol Kukuh memperkirakan, sekitar 200 armada turut serta dalam aksi unjur rasa kali ini. Rencana awalnya memang 350 armada. Sedangkan jumlah pengemudi beserta kernet sekitar 400 orang. (pin/tap)





















.sm.jpg)









.md.jpg)






