Desa Kauman-Bojonegoro Raih Juara Lomba Desa Digital Tingkat Nasional
Senin, 19 Januari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, sukses mencatatkan prestasi gemilang di level nasional. Desa ini berhasil menyabet predikat Juara Harapan II dalam ajang Lomba Desa Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Apresiasi tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian peringatan Hari Desa Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Kamis (15/01/2026) lalu. Kehadiran Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam acara penganugerahan tersebut menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap akselerasi teknologi di wilayah perdesaan.
Capaian ini menjadi representasi nyata dari konsistensi Desa Kauman dalam mengadopsi transformasi digital. Melalui sinergi antara inovasi teknologi dan partisipasi aktif warga, Desa Kauman dinilai selaras dengan visi Hari Desa Nasional tahun ini yang mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”.
Dalam pidatonya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan keguyuban adalah fondasi utama dalam memajukan bangsa. Ia menyebut pembangunan skala nasional tidak bisa bertumpu pada satu entitas tunggal, melainkan harus melibatkan seluruh elemen desa secara kolektif.
“Indonesia memiliki 75.266 desa. Tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang atau satu lembaga. Kita bukan superman, tapi superteam. Mari kita bangkitkan energi positif, hilangkan praduga yang tidak bermutu di tengah rakyat, dan perkuat persatuan untuk maju bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yandri mengajak seluruh perangkat desa untuk menyukseskan Asta Cita ke-6, yakni strategi pembangunan yang dimulai dari desa dan dari bawah. Langkah ini krusial untuk menciptakan pemerataan ekonomi serta mempercepat pengentasan kemiskinan, mengingat desa merupakan episentrum ekonomi yang memiliki potensi pertumbuhan luar biasa jika dikelola dengan manajemen modern.
Sejalan dengan visi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut menyoroti posisi strategis desa. Baginya, desa adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus garda terdepan dalam penguatan pelayanan dasar dan peningkatan kualitas SDM yang berkelanjutan.
“Desa merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan nasional. Seluruh kebijakan pada akhirnya bermuara di desa, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan agar pembangunan benar-benar dirasakan hingga masyarakat desa,” tegasnya.
Merespons penghargaan ini, Kepala Desa Kauman, Yulia Purwaningtyasari, menyampaikan rasa syukur atas pengakuan yang diberikan oleh pusat. Baginya, status sebagai "Desa Digital" adalah amanah untuk terus menyempurnakan kualitas pelayanan publik.
"Kami berharap capaian tersebut menjadi pemacu semangat dalam meningkatkan kemudahan akses layanan, pemberdayaan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat, guna mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan menjadikan Desa Kauman sebagai desa cerdas yang membanggakan Kabupaten Bojonegoro," jelas Yulia, Senin (19/01/2026).
Keberhasilan Desa Kauman di panggung nasional ini diharapkan memicu efek domino bagi desa-desa lain di Kabupaten Bojonegoro. Inovasi digital dan pemanfaatan teknologi tepat guna diharapkan terus bermunculan demi mewujudkan tatanan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di masa depan.(red/toh)













.sm.jpg)

















.md.jpg)






