News Ticker
  • Bojonegoro Perkuat Fondasi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan melalui Forum Konsultasi Publik RKPD 2027
  • Hindari Jalan Berlubang, Terjatuh, lalu Tertabrak Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Luka Berat
  • Harga Emas Antam Rp 2.880.000 per Gram, Kembali Tembus Harga Tertinggi
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN
  • Bupati Bojonegoro Dorong Siswa Sekolah Rakyat Meraih Masa Depan Lebih Baik
  • Menteri Sosial Kunjungi SRMA 36 Bojonegoro, Dengar Kisah Haru Siswa
  • Warga Blora yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Pemerintah Bakal Gunakan DTSEN Sebagai Syarat untuk Penyaluran Bansos
  • Berkunjung ke Bojonegoro, Menteri Sosial Ajak Semua Pihak Dukung Sekolah Rakyat
  • Gubernur Khofifah dan DPRD Jatim Sahkan Dua Perda Strategis untuk Lindungi Petambak dan Perkuat Mitigasi Bencana
  • Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral, Satpol PP dan 19 OPD Bojonegoro Teken Komitmen Wujudkan Ketertiban Umum
  • Sejarah Sarapan, dari Larangan Agama hingga Menjadi Tradisi Makan Paling Penting
  • Harga Emas Antam Rp 2.772.000 per Gram, Kembali Capai Harga Tertinggi
  • 21 Januari dalam Sejarah
  • Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro
  • Tantangan Bojonegoro Nasional Geopark Menuju UNESCO Global Geoparks
  • Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro Usung Konsep Modern dan Fungsional, Anggaran Sebesar Rp 28 M
  • Bupati Setyo Wahono Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro
  • Tampung Keluhan Warga, Pemkab Bojonegoro Kembali Gelar Dialog 'Sapa Bupati'
  • Pentingnya Rehat Gadget untuk Kesehatan
  • 20 Januari dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Sarasehan Geopark, Matangkan Strategi Menuju Penilaian UNESCO
  • Anak Wajib Punya KIA, Begini Cara Mengurusnya
  • KAI Daop 8 Lakukan Rekayasa Perjalanan Jarak Jauh Imbas Normalisasi Pascabanjir
Membaca Kembali Buku Siksa Neraka

Membaca Kembali Buku Siksa Neraka

Oleh Heriyanto

SAAT masih sekolah dasar dulu, saya mengenal pelajaran agama melalui banyak cara. Selain ngaji di masjid atau langgar, juga dengan membaca buku atau komik yang dijual murah di pasaran seperti Siksa Neraka dan Nikmat Surga.

Bagi anak kecil yang membutuhkan penjelasan labih jauh, buku-buku itu cukup membantu menciptakan bayangan tentang bagaimana itu surga dan neraka atau alam gaib. Tentu saja, buku-buku itu dibikin juga dengan maksud demikian.

Beberapa hari yang lalu, saat berjalan-jalan ke pasar, saya mendapati buku-buku itu dipajang di deretan paling depan sebuah toko buku. Tiba-tiba saya tertarik membelinya. Sesampainya di rumah, tentu saja saya baca. Setengah jam selesai.

Buku Siksa Neraka dibuat berdasarkan kisah perjalanan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad sepeninggal istri tercinta, Khadijah, merasa berduka cita. Sehingga Allah mengutus malaikat Jibril untuk mengantar Nabi isra’ miraj. Salah satu agenda dalam mi’raj adalah perjalanan menyusuri neraka. Nabi Muhammad diberikan penglihatan secara langsung mengenai neraka dan para penghuninya. Intinya neraka adalah tempat penyiksaan untuk menebus dosa-dosa manusia. Banyak sekali jenis siksaan untuk manusia di neraka, tergantung jenis dan bobot dosanya.

Ada misalnya seorang yang digantung secara terbalik dengan tali. Kemudian ada api di bawahnya yang menjilat-jilat tubuhnya. Lalu ada bendar besar  seperti gunting raksasa yang merusak kemaluannya. Orang yang menerima siksaan tersebut adalah yang sewaktu hidup di dunia banyak berbuat zina atau memerkosa.

Berbagai jenis siksaan itu digambarkan dalam buku Siksa Nereka dengan cukup jelas, berupa sketsa hitam putih dan ada dialog-dialognya. Ya, namanya komik. Begitulah pokoknya.

Gambar: Salah satu halaman buku Siksa Neraka

 

Sewaktu saya tanya kepada teman-teman seusia saya, ternyata mereka punya pengalaman yang sama. Mereka punya pondasi imajinasi tentang alam gaib terkhusus neraka sebagaimana saya. Dan mereka mengaku membaca buku yang sama. Komik Siksa Neraka.

Membaca saat sekarang ini, tentu saja berbeda dengan saat kecil dulu itu. Tidak ada lagi sensasi sebagaimana yang bisa saya rasakan sebagaimana dahulu. Ketika saya sodorkan pada anak kecil pun, sekarang, buku itu tidak menarik minat mereka. Entah apa sebabnya. Barangkali zaman bergeser terlalu cepat. Gambar-gambar di kertas tidak lagi menarik di zaman ini, sebab gambar-gambar telah bisa bergerak sendiri dan itu banyak sekali kita jumpai, baik di televisi maupun layar HP kita.

Saya bukan bermaksud mengada-ngada dengan menulis tentang buku ini. Catatan yang saya buat ini adalah pendapat pribadi. Saya kadang-kadang merasa lucu kalau mengingatnya. Bahwa pemahaman keagamaan saya sebagian besar dibangun melalui bacaan komik seperti itu. Saat itu saya tidak berpikir bahwa buku itu mengandung unsur pornografi dan material art atau kekerasan.

Berbeda dengan pembaca atau masyarakat zaman sekarang. Pembaca zaman ini sudah semakin cerdas. Dan karena itulah buku macam ini tak dibaca lagi oleh anak-anak. Orang tuanya juga jarang yang memberikan buku itu pada anaknya. Sebab, barangkali, memang banyak sekali gambar-gambar adegan kekerasan dan, maaf, pornografi. Sebab orang-orang yang disiksa di dalam neraka itu, dalam kondisi telanjang alias tidak pakai baju sama sekali.

Dan buku ini mempunyai dampak serius terhadap pemahaman dalam praktek keagamaan kita untuk selanjutnya. Yakni beragama berdasar dorongan ketakutan. Kita bertakwa dan berbuat baik atau menghindari perbuatan jahat karena motivasi takut disiksa, bukan murni karena mencintai atau mengharap ridha-Nya.

Saya tidak menganjurkan Anda harus membacanya. Saya hanya berbagi pengalaman bagaimana beragama itu dibentuk dengan cara dan latar belakang yang bermacam-macam. 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap industri hiburan Indonesia dengan mengumumkan jajaran film dan serial original terbaru yang akan tayang ...

1769203685.9252 at start, 1769203686.154 at end, 0.22879099845886 sec elapsed