News Ticker
  • Pemprov Jatim Fasilitasi 2.230 Perantau Mudik Gratis dari Jakarta Menuju Jawa Timur
  • 19 Maret dalam Sejarah
  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Kanor, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, 3 Lainnya Luka-luka
  • Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro
  • Polisi dan Pemkab Bojonegoro Sidak SPBE, Temukan Pangkalan Jual LPG Melon di Atas HET
  • Dinas Kesehatan Bojonegoro Siagakan Fasilitas Medis dan PSC 119 Kawal Arus Mudik 2026
  • Sambut Pemudik, Pemkab Bojonegoro Intensifkan Aksi Bersolek dan Gotong Royong
  • PMI Bojonegoro Siagakan Layanna untuk Pemudik di Rest Area UPT PKB
  • Kado Spesial Lebaran, Pemprov Jatim Gratiskan Tarif Trans Jatim Selama Dua Hari
  • Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Hiruk Pikuk Perayaan Lebaran
  • 18 Maret dalam Sejarah
  • Disdagkop UM Bojonegoro Sebut Cuaca Buruk Jadi Pemicu Kelangkaan Elpiji Melon
  • 2.245 Penumpang Manfaatkan Layanan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Warga di Bojonegoro Mulai Keluhkan Kelangkaan Elpiji Melon Jelang Idulfitri
  • Film One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026
  • Jelang Idulfitri , Pemkab Bojonegoro Salurkan Bansos untuk Warga di Kecamatan Gayam
  • Lautan Bumi Cegah Mega Kekeringan Global Selama Seabad
  • Lebaran Tinggal Hitungan Hari Lagi, Perbaikan Jalan di Jatim Capai 100 Km
  • Mie Instan Saat Buka Puasa, Praktis tapi Perlu Waspada
  • Prediksi Cuaca Hari Ini di Bojonegoro
  • 17 Maret dalam Sejarah
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Hasil Riset: Kantong Teh Tertentu Bisa Lepaskan Miliaran Partikel Plastik Saat Diseduh
  • Bojonegoro Targetkan Perlindungan 87 Persen Lahan Sawah Guna Perkuat Ketahanan Pangan
Diponegoro, Takdirnya adalah Melawan Penjajah

Resensi Buku Takdir, Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855)

Diponegoro, Takdirnya adalah Melawan Penjajah

Oleh Heriyanto

DIPONEGORO punya tempat istimewa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga bisa menjadi Indonesia seperti sekarang. Pangeran yang memilih meletakkan kedudukannya dan hidup bersama rakyat ini berhasil mengobarkan semangat perlawanan besar hingga membuat Pemerintah Belanda saat itu bangkrut. Uang mereka dikuras habis untuk membiayai perang yang berlangsung hampir merata di seluruh pulau Jawa selama 5 tahun itu (1825-1830).

Buku ini berisi tentang kisah perjalanan hidup Diponegoro. Ditulis oleh Peter Carey, seorang peneliti yang punya konsentrasi cukup serius terhadap sosok Diponegoro. Buktinya, sebelumnya Peter Carey juga menulis buku sejumlah empat jilid tebal berjudul Kuasa Ramalan.

Peter Carey mengawali bukunya dengan menjelaskan masa kecil Diponegoro. Informasi ini membuat kita mengerti mengapa Diponegoro begitu kuat memegang Islam, taat kepada budaya Jawa dan peduli kepada wong cilik.

Diponegoro dibesarkan oleh perempuan-perempuan hebat dan para kyai desa. Dalam Bab I (Masa Kecil dan Masa Muda) Peter Carey membahas tentang perempuan-perempuan di sekitar Diponegoro. Peter Carey menulis tentang Ratu Ageng (Permaisuri Pangeran Mangkubumi – nenek buyut Diponegoro) yang mengasuhnya dan mengenalkan ketaatan atas agama dan setia pada budaya Jawa. Carey juga bercerita tentang ibunda Diponegoro, Raden Ayu Mangkorowati yang membuat Diponegoro punya jaringan dengan para kyai pedesaan. Hubungan Diponegoro dengan kedua perempuan ini sangat dalam. Kedua perempuan inilah yang mengasuh Diponegoro muda. Carey juga menulis tentang Retnoningsih, istri yang setia yang menemaninya ke pengasingan.

Selain dari para perempuan hebat, Diponegoro dibesarkan oleh para kyai desa. Setelah nenek buyutnya meninggal, Diponegoro mengintensifkan hubungannya dengan para kyai desa. Bahkan Diponegoro menikahi anak seorang Kyai Desa. Istri pertama Diponegoro, Raden Ayu Retno Madubrongto adalah anak dari Kyai Gedhe Dadapan, seorang ulama terkemuka dari Desa Dadapan (p. 26). Selain berhubungan dengan Kyai Gedhe Dadapan, Diponegoro juga berhubungan dengan beberapa kyai, diantaranya: Kyai Muhammad Bahwi yang kemudian dikenal dengan nama Muhammad Ngusman Ali Basah, Haji Badarudin, komandan Korps Suranatan, Kyai Taptojani yang ahli penterjemah teks-teks Islam, serta Syekh Abdul Ahmad bin Abdullah al-Ansari seorang ulama dari Arab.

Judul Takdir merujuk pada sikap perlawanan Diponegoro. Perlawanan terhadap penjajah bagi Diponegoro adalah takdir yang ditetapkan oleh Tuhan kepada dirinya.

Proses menuju kepada keteguhan menerima takdir ini digambarkan oleh Peter Carey dengan sangat runtut. Penetapan takdir Diponegoro dijelaskan sejak Diponegoro masih bayi. Saat Diponegoro diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi (Hamengku Buwono I), HB I sudah menubuatkan bahwa Diponegoro akan menjadi “orang yang akan menyulitkan Belanda”. Pertemuannya dengan Sunan Kalijogo di Goa Song Kamal adalah awal dari takdir Diponegoro. Peneguhan takdir Diponegoro terjadi di Parangkusumo, saat ia mendengar suara Sunan Kalijogo supaya Diponegoro menjaga ayahnya yang kelak menjadi raja.

Buku Peter Carey ini menceritakan Diponegoro sebagai pribadi yang utuh. Carey tidak hanya menulis tentang kepahlawanan Diponegoro serta mitos-mitos keluhurannya. Carey juga menulis kelemahan Diponegoro, sehingga buku ini bisa mengungkap Diponegoro sebagai manusia biasa. Manusia biasa yang layak dijadikan teladan.

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu

Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu

Aroma mulut saat berpuasa seringkali menjadi perbincangan yang menarik karena mempertemukan dua sisi yang tampak bertolak belakang, yakni aspek medis ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026

Film One Battle After Another Menang Best Picture Oscar 2026

Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 telah digelar pada 15 Maret 2026 di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles. Berikut adalah ...

1773889343.8851 at start, 1773889344.4429 at end, 0.55786991119385 sec elapsed