News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Ada Bakorwil Bojonegoro
  • 30 Januari dalam Sejarah
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
Diponegoro, Takdirnya adalah Melawan Penjajah

Resensi Buku Takdir, Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855)

Diponegoro, Takdirnya adalah Melawan Penjajah

Oleh Heriyanto

DIPONEGORO punya tempat istimewa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga bisa menjadi Indonesia seperti sekarang. Pangeran yang memilih meletakkan kedudukannya dan hidup bersama rakyat ini berhasil mengobarkan semangat perlawanan besar hingga membuat Pemerintah Belanda saat itu bangkrut. Uang mereka dikuras habis untuk membiayai perang yang berlangsung hampir merata di seluruh pulau Jawa selama 5 tahun itu (1825-1830).

Buku ini berisi tentang kisah perjalanan hidup Diponegoro. Ditulis oleh Peter Carey, seorang peneliti yang punya konsentrasi cukup serius terhadap sosok Diponegoro. Buktinya, sebelumnya Peter Carey juga menulis buku sejumlah empat jilid tebal berjudul Kuasa Ramalan.

Peter Carey mengawali bukunya dengan menjelaskan masa kecil Diponegoro. Informasi ini membuat kita mengerti mengapa Diponegoro begitu kuat memegang Islam, taat kepada budaya Jawa dan peduli kepada wong cilik.

Diponegoro dibesarkan oleh perempuan-perempuan hebat dan para kyai desa. Dalam Bab I (Masa Kecil dan Masa Muda) Peter Carey membahas tentang perempuan-perempuan di sekitar Diponegoro. Peter Carey menulis tentang Ratu Ageng (Permaisuri Pangeran Mangkubumi – nenek buyut Diponegoro) yang mengasuhnya dan mengenalkan ketaatan atas agama dan setia pada budaya Jawa. Carey juga bercerita tentang ibunda Diponegoro, Raden Ayu Mangkorowati yang membuat Diponegoro punya jaringan dengan para kyai pedesaan. Hubungan Diponegoro dengan kedua perempuan ini sangat dalam. Kedua perempuan inilah yang mengasuh Diponegoro muda. Carey juga menulis tentang Retnoningsih, istri yang setia yang menemaninya ke pengasingan.

Selain dari para perempuan hebat, Diponegoro dibesarkan oleh para kyai desa. Setelah nenek buyutnya meninggal, Diponegoro mengintensifkan hubungannya dengan para kyai desa. Bahkan Diponegoro menikahi anak seorang Kyai Desa. Istri pertama Diponegoro, Raden Ayu Retno Madubrongto adalah anak dari Kyai Gedhe Dadapan, seorang ulama terkemuka dari Desa Dadapan (p. 26). Selain berhubungan dengan Kyai Gedhe Dadapan, Diponegoro juga berhubungan dengan beberapa kyai, diantaranya: Kyai Muhammad Bahwi yang kemudian dikenal dengan nama Muhammad Ngusman Ali Basah, Haji Badarudin, komandan Korps Suranatan, Kyai Taptojani yang ahli penterjemah teks-teks Islam, serta Syekh Abdul Ahmad bin Abdullah al-Ansari seorang ulama dari Arab.

Judul Takdir merujuk pada sikap perlawanan Diponegoro. Perlawanan terhadap penjajah bagi Diponegoro adalah takdir yang ditetapkan oleh Tuhan kepada dirinya.

Proses menuju kepada keteguhan menerima takdir ini digambarkan oleh Peter Carey dengan sangat runtut. Penetapan takdir Diponegoro dijelaskan sejak Diponegoro masih bayi. Saat Diponegoro diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi (Hamengku Buwono I), HB I sudah menubuatkan bahwa Diponegoro akan menjadi “orang yang akan menyulitkan Belanda”. Pertemuannya dengan Sunan Kalijogo di Goa Song Kamal adalah awal dari takdir Diponegoro. Peneguhan takdir Diponegoro terjadi di Parangkusumo, saat ia mendengar suara Sunan Kalijogo supaya Diponegoro menjaga ayahnya yang kelak menjadi raja.

Buku Peter Carey ini menceritakan Diponegoro sebagai pribadi yang utuh. Carey tidak hanya menulis tentang kepahlawanan Diponegoro serta mitos-mitos keluhurannya. Carey juga menulis kelemahan Diponegoro, sehingga buku ini bisa mengungkap Diponegoro sebagai manusia biasa. Manusia biasa yang layak dijadikan teladan.

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Film Indonesia fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Di hari ke 58 penayangan, ...

1769941088.7434 at start, 1769941088.9848 at end, 0.24143004417419 sec elapsed