News Ticker
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kemnaker Terbitkan Aturan Baru Outsourcing, Hanya 6 Bidang Pekerjaan yang Diizinkan
  • Khofifah Tegaskan Jatim Pertahankan Posisi Barometer Pendidikan Nasional
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
Patriotisme dalam Kepulan Asap Rokok 

Film Swades (2004)

Patriotisme dalam Kepulan Asap Rokok 

Oleh Nasruli Chusna

RAJA Bolliwood, Syakhrukh Khan, kali ini berperan sebagai Mohan, pria dari India yang mencapai posisi penting di badan antariksa dan astronomi Amerika Serikat, NASA. Mohan menjadi manager peluncuran satelit pemantau cuaca dan pemrediksi bencana alam banjir. 

Hidup Mohan di Amerika Serikat diwarnai dengan karir gemilang, berkecukupan dan fasilitas mewah. Kenikmatan dan kemudahan itu tak kunjung membuatnya bahagia. Tampak dari wajahnya yang selalu murung lantaran diselimuti kegelisahan.

Aura bahagia dan senyum keceriaan tak pernah muncul dari wajahnya. Selain pekerjaan, hidupnya tak lepas dari kepulan asap rokok. Pada asistennya yang sudah dianggap sebagai sahabatnya sendiri, dia mengatakan bahwa sedang rindu pada India.

Di India terdapat seorang yang ingin dia jumpai. Usai kedua orang tuanya meninggal, Mohan diasuh oleh seorang perempuan paroh baya. Perempuan itu bernama Kaveriamma. Setau Mohan, Kaveriamma tinggal di sebuah panti jompo. Sebab itu dia langsung menuju panti jompo ketika tiba di India.

Mohan sempat bingung lantaran tidak menjumpai Kaveriamma di sana. Diketahui bahwa teman masa kecil Mohan, Gita, telah menjemputnya untuk tinggal di satu desa terpencil. Desa terpencil itu bernama Charanpur. Di tempat itu Gita berjuang melawan patalogi sosial lewat dunia pendidikan. Gita mengajar sekolah yang didirikan oleh kedua orang tuanya. 

Untuk sampai di Charanpur, Mohan harus menggunakan mobil karavan. Kepulan asap rokoknya juga selalu setia menemani. Dia menjumpai pengalaman luar biasa selama perjalanan. Kenyataan lebih miris lagi dijumpainya di Charanpur. Desa yang masih sangat terbelakang bila dibanding dengan tempat tinggalnya dulu yakni Amerika. 

Di Charanpur, hamparan kemiskinan masih menggejala. Proses transformasi sosial selalu terkendala oleh adanya kasta. Warga dari kasta rendah dianggap tidak berhak mendapat akses sumberdaya alam. Seperti halnya air dan lahan pertanian. Kenyataan ini sungguh di luar pikiran sadarnya. 

Belum lagi terdapat masalah mendesak lagi untuk diselesaikan. Listrik di situ sering padam. Mengandalkan peran pemerintah untuk menyelesaikannya ibarat menunggu ketidakpastian. Selalu ada harapan namun sangat kecil. Bahkan cenderung tidak mungkin. Diskusi-diskusi yang dilakukannya dengan Gita, membuatnya terpanggil untuk berperan mengatasi problem listrik disana. Padahal cutinya sudah akan habis.

Mohan menyulut sebatang rokok. Lantas menggoreskan pensil pada kertas putih, dan merancang pembangkit listrik tenaga air. Pada awalnya dia hanya dibantu oleh 2 orang saja. Namun dia berhasil menyakinkan penduduk sekitar untuk bergerak bersama membangun pembangkit listrik tenaga air itu.

Ada yang menyumbang tenaga, makanan dan juga hartanya. Dengan gerakan yang dilakukan bersama itulah mereka dapat membangun tenaga listrik sendiri. Sehingga krisis listrik yang dialami warga Charanpur dapat teratasi. Desa mereka pun sekarang jadi terang. Dan dengan demikian, akan tercipta peradaban baru yang lebih maju.

Film-film India lain biasanya berdurasi sekitar 2 jam atau lebih. Film Swades yang dirilis tahun 2014 ini berdurasi sekitar 2,5 jam. Plot yang ditampilkan sungguh mengalir. Sudut pandang dan alur maju membuat kita turut terhanyut dalam isi cerita. Dibesut oleh sutradara Film Lagaan, Ashutos Ghawarier, film Swades sungguh bergizi untuk diikuti. Perpaduan nada Mayor dan minor yang pas membuat kita mudah terlarut pada suasanan.

Satu hal yang perlu digarisbawahi dari pesan film ini adalah kebersamaan. Selain itu juga nilai nasionalisme tinggi yang dimiliki seorang Mohan. Seperti halnya ajaran Mahatma Gandhi, Swadesi, bahwa perubahan dapat dimulai dari diri kita sendiri. Dari apa yang nampak di hadapan kita. Jika kita dapat memanfaatkannya dengan baik maka perubahan tidak mustahil kita lakukan.

*Jurnalis BBC, Founder Practice English Tanjungharjo, Kecamatan Kapas

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777811411.4835 at start, 1777811412.745 at end, 1.2614850997925 sec elapsed