News Ticker
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kemnaker Terbitkan Aturan Baru Outsourcing, Hanya 6 Bidang Pekerjaan yang Diizinkan
  • Khofifah Tegaskan Jatim Pertahankan Posisi Barometer Pendidikan Nasional
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
Cinta dan Pengorbanan Manusia di Tapal Batas

Film Bajrangi Baijaan Karya Kabir Khan (2015)

Cinta dan Pengorbanan Manusia di Tapal Batas

Oleh Nasruli Chusna*

BAGAIMANA jika seorang penganut hindu yang taat, bertaruh nyawa demi keselamatan pengikut agama lain? Jawabannya ada dalam film garapan Kabir Khan ini, Bajrangi Bhaijaan (2015). Selain itu juga terdapat gesekan sejarah yang berujung pada rasa sakit yang berkepanjangan.

Seorang gadis kecil dari Pakistan dari wilayah Azad Kashmir, Shahida (Harshaali Malhotra), harus terpisah dari ibunya ketika kembali dari India. Mereka ke India dalam rangka mengunjungi tempat suci di Delhi untuk menyembuhkan kemampuan bicara Shahida.

Ketika terpisah di India, Shahida bertemu dengan Pawan Kumar Chaturvedi (Salman Khan) yang dikenal sebagai Bajrangi, seorang penganut Dewa Hanuman. Persahabatan mereka pun dimulai meski ada gejolak lantaran perbedaan agama hingga konflik kedua negara. Pawan yang seorang taat bertekad mengantar Shahida kembali ke Pakistan.

Setelahnya, berbagai rintangan berat harus dilalui. Perjalanannya jadi menarik, karena mengangkat isu-isu yang masih relevan hingga kini, seperti pada lingkup agama di India serta konflik eksternal dengan Pakistan.

Lagu yang menjadi pembukaan sekaligus perkenalan pada karakter utama di sini adalah selfie se le re. Sungguh terlihat lagu ini hidup bukan hanya karena selfie yang menjadi isinya, tapi juga menggaris bawahi soal keanekaragaman agama di India. Itu belum terhitung pada banyaknya aliran di tiap agama yang berbeda.

Di sinilah fungsi karakter Pawan yaitu untuk mempertegas, dia seorang Hindu yang mengkhususkan menyembah Dewa Hanuman. Ini adalah sedikit bukti yang kuat bahwa di India begitu banyak agama beserta alirannya.

Setelah lagu Selfie Le Le Re yang diikuti dengan pertemuan awal antara Pawan dengan Shahida, barulah flashback menceritakan sedikit kisah Pawan serta hubungan asmaranya dengan kekasihnya, Rasika (Kareena Kapoor). Lalu berkumandang lagu Tu Chahiye yang dinyanyikan oleh Atif Aslam.

Ada salah satu adegan dimana Pawan bercakap-cakap dengan Maulana (Om Puri), seorang ulama Pakistan, bahwa ia bisa menemukan tempat Shahida di daerah Kashmir. Maulana menjadi pelindung Pawan dan Shahida ketika dikejar-kejar oleh aparat keamanan Pakistan. Maulana tidak melihat latar belakang Pawan yang seorang India. Lagipula Pawan juga bukan seorang muslim.

Maulana bahkan turut mengantar Pawan menuju daerah Kashmir, tempat dimana Shahida berasal. Sejarah mengatakan bahwa perang antara India dan Pakistan telah berlangsung empat periode. Diawali pada tahun 1947 yang berakhir pada pembagian wilayah Kashmir untuk kedua negara, dan terakhir pada tahun 1999.

Sebagian besar, hasil peperangan kedua negara berujung pada pembagian atau pelepasan wilayah. Salah satunya adalah lepasnya provinsi East Pakistan dan berdiri sendiri sebagai negara yang kini dikenal sebagai Bangladesh. Sedangkan seting Kashmir yang digunakan dalam film ini sebagian besarnya diambil di teritori India.

Bajrangi Bhaijaan sendiri memiliki rating sangat tinggi di stasiun televisi lokal sebagai film yang paling sering ditonton bahkan mengungguli 3 Idiots (2009). Ini semua kembali pada apa yang disajikan dalam Bajrangi Bhaijaan memang masih kental dengan permasalahan yang kini dihadapi masyarakat, khususnya di India.

*Jurnalis BBC, Ketua Langit Tobo Bojonegoro

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777811367.5708 at start, 1777811367.8642 at end, 0.29340195655823 sec elapsed