News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Bersama GenRe Gelar Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R, Siapkan Remaja Optimis Raih Masa Depan
  • Harga emas Antam di Pegadaian hari ini Minggu 1 Februari 2026
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Minggu 01 Faberuari 2026
  • 01 Januari Dalam Sejarah
  • Konser Kpop di Tahun 2026! Sudah Siap War Ticket?
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000 menjadi Rp 2.860.000 per Gram
  • 31 Januari dalam Sejarah
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II Pemprov Jatim, Ada Bakorwil Bojonegoro
  • 30 Januari dalam Sejarah
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
Kekuatan Cinta Mendorong Lelaki Ini Membelah Gunung

Film Manjhi The Mountain Man (Ketan Mehta, 2015)

Kekuatan Cinta Mendorong Lelaki Ini Membelah Gunung

Oleh Muliyanto

KEKUATAN cinta mendorong lelaki India ini untuk membelah gunung.  Apa yang terpikir di benak Anda? Mampukah dia?

Ini nyata. Lelaki itu benar-benar ada. Film ini, Manjhi The Mountain Man, hanya semacam dokumentasi keberadaan lelaki itu. Dokumentasi untuk memudahkan orang memahami seseorang, memahami persoalan, dengan sebuah sudut pandang yang baik. Sudahkan Anda menontonnya? Ini akan sedikit saya ceritakan. Sedikit saja. Sebab Anda harus menontonnya sendiri.

Judul film ini Manjhi. Yaitu nama orang yang disebut The Mountain Man itu.

Dia hidup bersama istrinya di sebuah daerah bernama Bahlore, India. Mereka kawin lari sebab persoalan kelas sosial yang menghambat masyarakat di India saat itu.  Mereka hidup di sebuah perkampungan terpencil di Bahlore yang jauh dari kota. Akses ke kotapun sangat sulit. Tidak ada kendaraan yang melintas di sana, yang bisa dengan mudah menghubungkan dengan kota. Yang paling parah, sebuah gunung berdiri kokoh seakan menjadi benteng dan dukung keterpencilan mereka.

Dia membangun rumah tangga kecil namun bahagia bersama sang istri, Phaguniya. Hingga mereka dikarunia seorang anak laki-laki. Mandji sebagai kepala keluarga bekerja keras menafkahi istri dan anak. Ia bekerja sebagai buruh tani, sementara Phaguniya bekerja membuat patung mainan dari tanah liat untuk dijual. Pada saat itu kehidupan mereka  penuh kebahagian walaupun dililit kemiskinan. Hingga suatu hari ia pun menerima kabar bahwa istrinya sedang hamil anak kedua. Kebahagiannya sebagai sang ayah tiada terkira, hal ini membuat mandji bekerja lebih giat.

Nah, suatu ketika saat mengantarkan makan siang ke tempat kerja suami, Phaguniya jatuh dari bukit. Dia mengalami luka parah dan pendarahan. Kita tahu Bahlore merupakan daerah yang paling terbelakang di India, kehidupan masyarakatnya masih sangat jauh dari kata modernitas, tidak ada sekolah, rumah sakit, juga transportasi, dan jalan pun belum diaspal. Maka, dengan sangat terpaksa, Dasrath yang dibantu seorang warga menggendong istrinya menempuh gunung batu selama beberapa hari sejauh 54 kilometer. Hal inilah yang membuat pertolongan medis untuk istrinya terlambat.  Istrinyapun  meninggal dunia.

Manjhi sangat terpukul. Tak mau kejadian yang menimpanya terulang pada orang lain, dia akhirnya dia bekerja siang dan malam untuk memahat gunung penghalang tersebut dengan hanya menggunakan palu dan alat pahat. Selama 22 tahun dia melakoni itu. Rintangan tidak sedikit maupun mudah. Orang sekampung menganggapnya gila. Bahkan dia juga ketipu oleh pemerintah yang menjanjikan dia bantuan.

Pada akhirnya usahanya tidak sia-sia. Jalan telah terbuka. Gunung setinggi 300 kaki terbelah. Orang bisa lewat sudah.

Kisah Manjhi memberikan dorongan semangat bagi kita tentang bagainana mengatasi sebuah kemustahilan. Ah, tontonlah. Saya tak mau banyak bicara.

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline

Film Indonesia fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Di hari ke 58 penayangan, ...

1769935241.9842 at start, 1769935242.3419 at end, 0.35767889022827 sec elapsed