BEM IKIP PGRI Bojonegoro
Fasilitasi Pemuda Dengan Menggelar IKIP Star Talent
Jumat, 28 Oktober 2016 16:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Bojonegoro Kota - Peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober dijadikan momen untuk penjaringan bakat dan potensi para pemuda. Itulah yang dilakukan oleh BEM IKIP PGRI Bojonegoro.
Kamis (27/10/2016) malam, ratusan mahasiswa menghadiri acara final IKIP Star Talents yang diselenggarakan oleh BEM IKIP PGRI Bojonegoro. Acara penjaringan bakat dan potensi bagi mahasiswa IKIP ini adalah yang pertama kali diadakan.
Sebanyak 33 peserta dengan bakat unik memeriahkan acara ini. Di antaranya bakat menyanyi, menari, pantomim, bermusik, hingga sulap. Mereka mengikuti ajang kompetisi sejak Senin, 24 Oktober 2016. Dan, pada final Kamis malam hanya diambil 15 besar.
Siti Kudriyah, panitia acara tersebut, menyebutkan, kegiatan ini untuk memperingati momen Sumpah Pemuda 28 Oktober. Tujuannya menyediakan wadah guna menjaring bakat dan potensi para pemuda.
"Acara ini menjadi wadah yang bisa memfasilitasi bakat dan potensi para mahasiswa," ujar mahasiswi asal Kabupaten Blora itu.
Secara terpisah, Pembantu Rektor III IKIP PGRI Bojonegoro Drs Diman Nasihin, yang mengurusi Bidang Kemahasiswaan mengungkapkan bahwa IKIP menghadirkan wadah untuk menaungi bakat para mahasiswanya.
"Bakat apapun kalau lingkungan tidak mendukung ya percuma, tidak akan tersalurkan. Oleh karenanya ada wadah ini, sehingga mahasiswa bisa menyalurkan bakat-bakatnya," ungkap Diman Nasihin.
Dari hasil penilaian dewan juri, akhirnya tampil sebagai Juara I Nur Kholis, Juara II Elsa Okta, dan Juara III M Basir. Ketiganya memiliki bakat berbeda dan mendapat poling paling banyak. Sementara itu tiga juara lainnya, untuk Juara Favorit Talent diraih Ania Puspita Sari, Best Talent diraih kolaborasi Arifudin dan Ima, kemudian Total Talent diraih Nanang Bashofi.
Acara kemudian dilanjut dengan penyerahan hadiah dan pembacaan bersama ikrar Sumpah Pemuda. (lyn/tap)











































.md.jpg)






