Tanamkan Jiwa Pemimpin, Polisi Isi Acara LDKS SMK Budi Mulya Kasiman
Senin, 07 November 2016 21:30 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kasiman - Kasus kenakalan remaja baik itu perkelahian, balap liar ataupun mabuk mabukan selalu di dominasi oleh remaja yang masih berstatus sekolah. Oleh sebab itu, Polisi mulai masuk sebagai jajaran narasumber dalam acara bertajuk pelatihan kepemimpinan siswa, Senin (7/11/2016).
Guna menanamkan jiwa kepemimpinan yang berkarakter dan jauh dari gejala kenakalan, Kanit Binmas Polsek Kasiman diminta memberikan materi dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan penyuluhan kenakalan remaja kepada siswa SMK Budi Mulya Kasiman.
Dalam acara tersebut, Kanit Binmas Polsek Kasiman Aiptu H R Suprapto menyampaikan arahan dan memberikan motivasi kepada siswa supaya mempunyai jiwa kepemimpinan, dan tidak terpengaruh kenakalan remaja serta penyalahgunaan Narkoba.
"Jangan sampai murid disini terlibat tawuran apalagi Narkoba, jangan pernah menyentuh atau mencoba yang namanya Narkoba, siswa siswi SMK Budhi Mulya wajib bebas dari Narkoba," ujar Aiptu H.R Suprapto.
Menurutnya, masa depan Bangsa Indonesia ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. "Kalian adalah pemuda masa depan bangsa, buktikan bahwa kalian generasi muda Indonesia kebanggaan orang tua, tuntutlah ilmu setinggi mungkin karena dengan ilmu kalian bisa menggapai semuanya," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Budhi Mulya Drs. Sulistiono S.Hum menyampaikan apresiasi kepada Polsek Kasiman yang selalu memberikan penyuluhan di sekolah. Sehingga siswa siswinya memiliki bekal dalam pergaulan di luar sekolah dan masa depan anak bangsa.
”Kegiatan seperti ini sangat penting, karena merupakan bekal bagi anak didik kami dalam bergaul diluar lingkup sekolahan dan masa depan anak anak kami”, Ucap kepala sekolah Drs. Sulistiono S.Hum.
Dari gambaran keterlibatan antara polisi dan lembaga atau institusi pendidikan dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif untuk anak muda tentu akan memperlihatkan sinergitas yang baik. "Terutama pelatihan kepemimpinan semacam ini yang bertujuan untuk menyiapkan pemimpin yang bersih dan tidak korup dari mereka di masa depan." ungkapnya. (lyn/inc)











































.md.jpg)






