Wakapolres: Santri Harus Turut Jaga NKRI
Minggu, 04 Desember 2016 20:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Dander - Para santri harus mewaspadai segala upaya pemahaman dan gerakan yang mengatasnamakan agama. Padahal sesunguhnya malah mengancam Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu sangat dibutuhkan peran aktif para santri dalam menjaga NKRI.
Demikian disampaikan Wakapolres Bojonegoro Kompol Andrian Pramudianto SIK SH MSi saat memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Istighosah Kubro Yamisda Al-Ihsan di di Pondok Pesantren Adnan Al-Charish Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (3/12/2016) malam.
"Lebih utama, tuntutlah ilmu serta teruslah berkiprah berprestasi dan berdedikasi dengan semaksimal mungkin sehingga menjadi tauladan bagi masyarakat," ucap Kompol Andrian.
Menuntut ilmu dan berprestasi, termasuk juga dalam peran menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apalagi mampu berkarya untuk kemanfaatan masyarakat luas.
Tampak hadir dalam acara ini Muspika Kecamatan Dander, Kades Ngumpakdalem, beserta tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan sekitar 2.000 jemaah.
Sebelum KH Sukron Jazila dari Surabaya naik podium memberikan tausiyah, lebih dulu dilakukan penyerahan piala kepada para santri Ponpes Adnan Al-Charis yang berprestasi. Piala diserahkan oleh Wakapolres Bojonegoro Kompol Andrian Pramudianto. (her/tap)











































.md.jpg)






