Pendidikan dan Latihan
24 Siswa Multimedia SMKN Dander Dilatih Fotografi dan Videografi
Kamis, 15 Desember 2016 18:00 WIBOleh Erina Nur Fikriyah dan Sindi Fatika Sari
Oleh Erina Nur Fikriyah dan Sindi Fatika Sari
Dander - Sebanyak 24 siswa kelas XI jurusan Multimedia SMK Negeri Dander mengikuti pelatihan Fotografi dan Videografi. Pelatihan berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat besok (15-16/12/2016), mulai pukul 07.30 WIB, di Laboratorium Multimedia SMKN Dander, Jalan KHR Moch Rosyid Gang Mbah Gati, Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Diklat dibuka oleh Kepala SMK Negeri Dander Drs H Supangat MPd. Pembukaan juga dihadiri Kakomli Multimedia Ahmad Rusjdi SPd, Waka Kurikulum Aris Puji Widodo ST, Rahman selaku pemateri dari B-One TV, Fatkhur Fauzi SKom dan Arthur Eka Dermawan SKom selaku guru pendamping. Lagu Indonesia Raya tak lupa dilantunkan sebagai pembuka diklat tersebut.
Kepala SMK Negeri Dander Drs H Supangat MPd dalam sambutannya, mengatakan, pihak sekolah sangat mendukung kegiatan diklat tersebut. Dia juga berjanji akan menambah fasilitas untuk jurusan multimedia. "Agar nanti para siswa mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, dan produksi dalam multimedia," katanya.
Kakomli Multimedia Ahmad Rusjdi SPd, yang merangkap sebagai Ketua Pelaksana Diklat Fotografi dan Videografi, mengungkapkan, tujuan diadakan diklat adalah untuk membekali siswa keterampilan sesuai kompetensi di Multimedia yaitu Fotografi dan Videografi.
Tujuan lainnya, memberi motivasi kepada siswa dan menumbuhkan semangat belajar praktik kepada praktisi atau dunia usaha dan dunia industri. Juga, menjalin kerjasama dengan dunia usaha, seperti B-One dan Studio Melati.
"Setelah mengikuti diklat ini anak-anak bisa menerapkan apa yang diperoleh dalam dunia nyata, yang mana pada bulan Januari nanti mereka akan berangkat prakerin di dunia usaha atau dunia industri," harap Kakomli Multimedia tersebut.
Harapan yang sama disampaikan Mohammad Sa'i SPd, selaku Ketua Pokja Prakerin. Dia menyampaikan, para siswa kelas XI Multimedia dapat menambah wawasan, pengetahuan lebih tentang multimedia yang sudah didapat di sekolah, mendekatkan siswa pada dunia kerja yang profesional dari sumber yang meyakinkan,
"Bentuk serta upaya dengan dunia usaha atau dunia industri yang terkait sebagai bentuk pengembangan jejaring kerja sama,” tuturnya.
Pada pelatihan ini, Rahman selaku pemateri dari B-One TV menjelaskan, setiap orang bisa membuat karya film video asalkan tahu dan paham proses pembuatannya dan cara-cara penggunaan peralatannya. Saat ini kamera video sudah bukan barang asing lagi.
"Dalam lingkup keluarga pun sudah dikenal handycam, peralatan sederhana yang sudah dipenuhi beberapa fasilitas," jelasnya.
Dia menambahkan, pertama kali yang perlu kita ketahui untuk pengambilan gambar adalah pengenalan terhadap kamera. Kamera merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah pengambilan gambar. Ada berbagai macam jenis kamera yang beredar, mulai dari kamera handycam sampai kamera profesional broadcast.
Kamera handycam disebut juga kamera keluarga karena lebih banyak digunakan untuk kepentingan keluarga dan pengoperasiannya juga mudah. Meskipun ada beberapa jenis handycam yang bisa digunakan untuk kualitas broadcast, seperti Sony seri DSR DVCam dan Canon XL-1.
Sedangkan kamera profesional dipakai oleh seorang yang profesional dibidangnya. Karena penggunaannya perlu beberapa keterampilan dan pengetahuan khusus tentang fasilitas kamera itu sendiri.
"Peserta diklat sangat antusias saat materi disampaikan karena dunia broadcast itu sangat menyenangkan," ungkap Rahman. (rin/sin/tap)











































.md.jpg)






