Baru 7 Kecamatan Ajukan Pencairan ADD 2017
Selasa, 07 Maret 2017 07:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro - Alokasi Dana Desa (ADD) yang seharusnya bisa dicairkan bulan Februari, namun sampai Maret 2017 ternyata belum cair. Hal ini disebabkan pihak desa belum menyetorkan ajuan pencairan ke pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Kabupaten Bojonegoro.
Sampai hari ini, Selasa (07/03/2017), baru 7 kecamatan yang mengajukan pencairan alokasi dana desa ini. Hal ini disampaikan oleh Kasi Bina Keuangan dan Aset Desa M I Affan T di kantornya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro. Affan menyampaikan bahwa sampai awal Maret ini, baru tujuh Kecamatan yang mengajukan pencairan. Yakni Kepohbaru, Sekosewu, Kalitidu, Bubulan, Kedewan, Bojonegoro Kota dan Malo.
"Mungkin yang belum mengajukan pencarian tidak butuh duit," ujarnya bercanda.
Affan menambahkan pihaknya sudah menginformasikan melalui pihak kecamatan terkait pencarian ADD 2017 baik formal maupun informal.
"Maret ini, berkas yang sudah kami terima akan kami kirim ke Badan Pengelolaan Keungan dan Kekayaan dan Aset Daerah," ujarnya.
Menurut Affan dalam pencairan ADD ini tidak perlu menunggu semua berkas dari 28 terkumpul semua. Mana yang sudah lengkap administrasinya maka bisa dicairkan. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh pengelola desa segera menyelesaikan dan mengajukan pencarian ADD.
Pada tahun 2017 ini, ADD yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro senilai Rp 179 miliar yang terbagi untuk 28 kecamatan, 419 desa. Kecamatan yang memiliki nilai ADD tertinggi yakni Sumberejo sebesar Rp10,5miliar. Sedangkan kecamatan yang memiliki nilai ADD terekcil yakni Kecamatan Kedewan sebesar Rp 2 miliar. (ver/kik)












































.md.jpg)






