Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Latihan Manasik Haji dan Umrah
Jumat, 25 September 2015 09:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro tidak mau ketinggalan dengan para jamaah haji yang sedang beribadah haji di Makkah, Arab Saudi. Kemarin, Kamis (24/09) para siswa dan guru melaksanakan latihan manasik haji dan umrah yang diselenggarakan di Masjid At Taqwa Jalan Teuku Umar, Kota Bojonegoro.
Latihan manasik haji dan umrah ini diikuti oleh 254 siswa kelas 4, 5, dan 6, serta 40 guru kelas. Mereka latihan melakukan ibadah umrah dan haji. Semula mereka latihan ibadah umrah yang meliputi prosesi pemberangkatan dari Madinah ke Bir Ali dengan membaca niatan ibadah umrah. Para siswa juga memakai pakaian ihram yaitu berpakaian putih bersih. Setelah tiba di Masjidil Haram dan ada miniatur Kakbah, para siswa kemudian berdoa. Selanjutnya, mereka melaksanakan thawaf atau mengelilingi Kakbah selama tujuh kali putaran. Selain itu, mereka juga minum air zamzam dan terakhir melaksanakan sa’i atau berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke Marwah. Anak-anak terlihat senang sekali melaksanakan ibadah umrah ini.
Setelah itu, para siswa melaksanakan prosesi ibadah haji. Tanggal 8 Dzulhijah, mereka seperti digambarkan sedang bermalam (mabit) di Mina. Kemudian, pada 9 Dzulhijah pagi mereka berangkat ke padang Arofah dengan membaca talbiyah. Para jamaah cilik ini kemudian wukuf di padang Arofah sambil terus memanjatkan doa. Sesudah itu, mereka menuju ke Muzdalifah sambil terus membaca talbiyah. Di Muzdalifah, para jamaah haji cilik ini mencari kerikil sebanyak 70 buah. Setelah itu, mereka kembali ke Mina pada tengah malam. Selanjutnya, mereka di Mina melaksanakan prosesi melempar jumrah. Mereka kemudian mencukur rambut dan menyembelih kambing. Pada 11 Dzulhijah, mereka melempar jumrah ula, wustho, dan aqobah. Selanjutnya, para jamaah haji cilik ritual kembali ke Makkah. Selanjutnya, mereka melaksanakan thawaf, sa’i, dan memanjatkan doa. Mereka sudah melaksanakan seluruh prosesi ibadah haji dan disebut haji. Setelah itu, mereka diperbolehkan istirahat.
Menurut Ketua Panitia Latihan Manasik Haji SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Faridatur Rifqiyah, kegiatan manasik haji ini untuk melatih para siswa menunaikan ibadah umrah dan haji. “Ini merupakan pengalaman yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Sekaligus, menumbuhkan semangat beribadah umrah dan haji,” ujar Kiki, sapaannya, pada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, Jumat (25/09).
Sementara itu menurut salah satu siswa yang ikut latihan manasik haji, Farizki Nur Thoriq, mengaku sangat senang sekali bisa ikut latihan manasik haji ini. “Ini seperti benar-benar melaksanakan ibadah umrah dan haji,” ujar siswa kelas 6 tersebut.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Cebeng Alhudayatul Ustadza, mengatakan, kegiatan latihan manasik haji ini merupakan kegiatan tahunan. “Setiap tahun kami berupaya selalu mengadakan latihan manasik haji ini. Tujuannya agar para siswa mengenal dan memahami tujuan ibadah umrah dan haji,” ujarnya. (ver/kik)






























.md.jpg)






