RS Aisyiyah Bojonegoro Terapkan Sistem Antrean Baru untuk Pasien, Pangkas Waktu Tunggu Lebih Efektif
Senin, 06 April 2026 17:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro — Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan sistem antrean berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN.
Direktur RS Aisyiyah Bojonegoro, dr. Tomy Oeky Prasiska, mengatakan sistem tersebut memungkinkan pasien untuk mengakses layanan kesehatan secara lebih terencana, efisien, dan nyaman tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.
Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pengalaman pasien sekaligus mendukung efisiensi pelayanan di fasilitas kesehatan. Dengan alur yang lebih terstruktur, waktu tunggu dapat ditekan dan kepadatan di area pelayanan dapat diminimalkan.
Selain itu, sistem ini juga mendukung terciptanya lingkungan pelayanan yang lebih nyaman dan tertib, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan. Rumah sakit berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal dengan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
"Melalui sistem ini, pasien yang telah mendaftar dapat mengetahui estimasi waktu pelayanan secara langsung melalui aplikasi," kata dr. Tomy.
Pihak rumah sakit mengimbau pasien untuk hadir 15 hingga 30 menit sebelum waktu yang tertera, sehingga alur pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan optimal.
Berbeda dengan sistem konvensional, antrean layanan di RS Aisyiyah Bojonegoro tidak lagi berdasarkan siapa yang datang lebih awal, melainkan mengikuti jadwal estimasi yang telah ditentukan.
"Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan pasien di ruang tunggu sekaligus meningkatkan kenyamanan selama proses pelayanan berlangsung," kata dr. Tomy, Senin (06/04/2026).
Penerapan sistem ini turut memberikan dampak positif bagi pasien. Na’im, salah satu orang tua pasien di Poli Anak dengan nomor antrean SY-23, mengaku merasakan kemudahan yang signifikan. Ia menilai sistem antrean daring membuat proses pelayanan menjadi lebih efisien.
“Sekarang lebih dimudahkan, kita tidak perlu menunggu lama-lama di rumah sakit. Cukup daftar dari rumah, ambil nomor antrian, lalu datang sesuai jam yang sudah ditentukan. Waktu jadi lebih efisien,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh Rika, yang juga merasakan manfaat dari sistem antrean digital tersebut. Menurutnya, pasien tidak lagi perlu datang terlalu awal dan menghabiskan waktu untuk menunggu.
“Kita tidak perlu datang lebih awal dan menunggu lama. Cukup mengikuti nomor antrian dan jam yang tertera, jadi sangat membantu. Kita bisa datang mendekati waktu pelayanan, sekitar 10–15 menit sebelumnya,” ungkapnya.
Dengan penerapan sistem antrean berbasis estimasi waktu ini, RS Aisyiyah Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.











































.md.jpg)






