TNI Siap Diterjunkan Bantu Tangani Bencana di Bojonegoro
Selasa, 04 April 2017 11:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro - Jajaran TNI di Jawa Timur siap diterjunkan untuk membantu penanganan korban bencana, karena jumlah anggota yang cukup banyak.
"TNI siap selalu, seperti kejadian bencana tanah longsor di Ponorogo, kita langsung mengirimkan personel, sekaligus membuka tenda untuk ikut terlibat menangani korban bencana," kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana saat sembelum pemberangkatan Team Trail Adventure ke Wisata Texas Wonocolo Kecamatan Kedewan, di Pendapa Pemkab Bojonegoro.
Ratusan raider turut mendampingi Pangdam V/Brawijaya dan rombongan dalam jelajahnya menuju Wonocolo. Di antaranya Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, Bupati Suyoto, Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, serta beberapa Komunitas trail.
Sebelum ke Wonocolo, Pangdam V/Brawijaya dan rombongan singgah di Balai Desa Tinawun, Kecamatan Malo dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemberian bantuan berupa paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Desa setempat.
"Selain menggelar bakti sosial, sekaligus juga memantau kawasan daerah rawan banjir luapan Bengawan Solo, juga bencana kegagalan industri migas," ujarnya.
Pangdam menambahkan bahwa tujuan utama pihaknya ke Bojonegoro tersebut untuk menggelar bakti sosial, sekaligus juga memantau daerah rawan bencana.
"Kan Bojonegoro termasuk daerah rawan banjir dan rawan bencana minyak," tambahnya. Sementara itu, sebelum berangkat Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari, yang ikut dalam rombongan itu mengatakan bahwa rute "ngetrail" dari Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sampai lokasi kawasan wisata minyak Wonocolo, Kecamatan Kedewan, sekitar 35 kilometer.
Menurutnya, kawasan wisata minyak yang diberi nama "The Litle" Teksas Wonocolo, Mayjen TNI I Made Sukadana dan rombongan, akan menikmati kawasan objek wisata itu dengan kendaraan trail.
"Ada beberapa jalan yang sulit, tetapi masih bisa dilalui kendaraan bermotor "trail" dan tidak berbahaya," ucapnya.
Selain itu, Pangdam V/Brawijaya dan rombongan dalam kunjungannya itu juga akan meninjau lapangan minyak Banyuurip Blok Cepu di Kecamatan Gayam, dengan operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). (mol/moha)












































.md.jpg)






