Sally Attyasasmi: Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Seperti Krisis Senyap
Selasa, 04 April 2017 12:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Komisi C DPRD Bojonegoro menduga masih banyak kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di Bojonegoro yang belum terungkap. Meski kepolisian telah menangkap para pelaku kejahatan seksual, diduga masih ada korban lain yang sampai saat ini belum mau melapor.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Sally Attyasasmi, mengatakan, kasus kekerasan seksual terhadap anak memang seperti krisis senyap. Banyaknya kasus yang tidak terungkap dikarenakan korban takut untuk melapor atau juga menganggap kasus ini sebagai aib.
"Hal ini juga menjadi kendala dalam penanganan, sehingga kita patut mengapresiasi keberanian korban untuk melapor kepada pihak berwajib demikian kasus dapat segera ditangani secara serius," katanya, Selasa (04/04/2017).
Selly melanjutkan, penegakkan hukum terhadap pelaku, dan penanganan korban menjadi hal yang harus ditangani secara serius. Kekerasan seksual dengan korban anak ibarat luka, tidak hanya menimbulkan kecacatan tetapi juga traumatik dan harus segera mendapatkan perawatan terapi psikologis.
Dalam hal ini pihaknya berharap, PPPA (P3A) mengambil langkah pendampingan dan merujuk pada perawatan untuk korban. "P3A harus mengawal proses hukum yang akan berjalan untuk memastikan korban memperoleh hak-haknya," pungkasnya. (pin/tap)












































.md.jpg)






