Permintaan Modal PT BBS
Komisi B Anggap Tidak Masalah Menggelontorkan Dana Ke BBS
Selasa, 04 April 2017 22:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Awal tahun 2017 lalu direktur operasional PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) melakukan pemaparan rencana bisnis kepada Komisi B DPRD Bojonegoro. Meski belum secara tertulis rencananya PT BBS meminta suntikan modal untuk mengerjakan sejumlah rencana bisnis jangka pendek dan jangka panjang mereka.
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto kepada beritabojonegoro.com mengatakan, bahwa jika memang diperlukan suntikan dana bagi BUMD tersebut maka hal itu tidak menjadi masalah. Menurutnya kebijakan keuangan daerah salah satunya juga adalah penyertaan modal.
"Selama rencana dari BBS ini ke depannya bagus kita tidak masalah," kata Sigit.
Komisi B menilai, pemaparan rencana bisnis oleh PT BBS beberapa waktu lalu dinilai sudah bagus. Jika benar terealisasi maka BBS bakal bisa menjadi salah satu BUMD yang baik di Bojonegoro.
Komisi B juga mendorong agar PT BBS memiliki unit usaha yang permanen. Jika boleh menyarankan DPRD ingin BBS ini mempunyai kekayaan yang dipisahkan dari keuangan daerah, sehingga memiliki tanggung jawab yang lebih kepada perusahaan.
"Harapanya nanti mereka memiliki target PAD yang bagus setiap tahun setelah itu," ungkapnya.
Sigit menambahkan, selama berdiri memang BBS telah memberikan sumbangan PAD yang melebihi modal yang diberikan. Namun kata Sigit jika dinilai secara ekonomi, besarnya keuntungan yang diberikan belum sebanding dengan modal yang diberikan.
"Masih kurang, berdirinya BBS ini sudah 12 tahun, ternyata ekuitas atau piutang mereka ini masih banyak juga yang belum bisa dicairkan," pungkasnya. (pin/kik)












































.md.jpg)






