Cegah Tumpang Tindih Program, Pemkab Bentuk Forum CSR
Kamis, 06 April 2017 12:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Untuk mempermudah pengelolaan dana CSR dari perusahaan-perusahaan, Pemkab Bojonegoro telah membentuk forum CSR. Forum ini baru akan berjalan mulai tahun 2017, setelah disahkan beberapa waktu lalu.
Asisten ll Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bojonegoro Setyo Yuliono, mengatakan, selama ini pengelolaan dana CSR sering terjadi tumpang tindih. Banyak program yang sudah dilaksanakan dan didanai oleh pemerintah tapi diajukan kembali untuk CSR.
"Kalau ada forum kan bisa lebih tertata, tidak ada lagi nanti tumpang tindih," kata Setyo Yuliono.
Kata Asisten ll, di desa yang biasanya mendapatkan CSR dari proyek migas sering terjadi tumpang tindih. Pembentukan forum ini sudah direncanakan oleh pemkab sejak 2016 lalu dan baru terealisasi tahun ini.
Mengenai anggota forum itu terdiri dari pejabat pemkab serta para pengelola CSR dari setiap perusahaan, dan pihak terkait.
Lebih lanjut Setyo, mengatakan, peran dari forum ini adalah untuk mengingatkan pula kepada perusahaan agar lebih patuh terhadap kewajiban CSR. "Iya nanti semua akan dikoordinasi dan forum ini yang akan menjembatani," pungkasnya. (pin/tap)












































.md.jpg)






