Peristiiwa Kebakaran
Diduga Akibat Tabung Elpiji Bocor, Rumah Warga Baureno Hangus Terbakar
Jumat, 05 Mei 2017 13:30 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro - Sebuah rumah milik Talkhah (45), warga Dusun Dradahan Desa Drajat RT 004 RW 001 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro pada Jum'at (05/05/2017) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tdi, hangus terbakar, penyebab kebakaran diduga karena tabung elpiji yang bocor. Akibat kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugiann sebesar Rp 115 juta.

Menurut keterangan Kasi Pengendalian Pemadam Kebakaran, Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Baureno menerima laporan sekira pukul 04.30 WIB. Setelah menerima laporan, piahknya segera mengirimkan 3 unit mobil pemadam kebakaran berikut 7 personil dari Pos Baureno dan Pos Kota, guna membantu pemadaman.
“Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 06.30 WIB,” terang Sukirno.

Secara terpisah, Kapolsek Baureno yang baru, AKP Marjono, ketika dihubungi media menuturkan bahwa kronologi kebakaran bermula pada Jum'at (05/05/2017) sekira pukuk 02.30 WIB, Lilis Setyowati (45), istri korban, sedang memasak dengan menggunakan tungku kayu bakar dan dengan kompor gas. Setelah usai masak, kemudian mematikan bara api kayu bakar dengan disiram air dan mematikan kompor gas tersebut. Selang beberapa saat, istri korban mencium aroma elpiji yang bocor sehingga istri korban memberi tahu korban.
“Oleh korban regulator yang menancap pada tabung elpiji tersebut kemudian langsung dilepas.” lanjut AKP Marjono.
Merasa tungku dan kompor gas serta tabung elpiji sudah aman, kemudian korban dan istrinya berangkat bekerja ke Pasar Sumberrejo untuk jualan kopi, dengan kondisi rumah dikunci dari luar dan dua orang anak korban yang bernama Reza Ardiansah (24) dan Dina Rohmawati (15), masih tidur di dalam kamar nya.
Selanjutnya, sekitar pukul 03.30 WIB, saksi Mutasam, selaku takmir masjid desa setempat yang hendak melakukan jama'ah shalat subuh, mengetahui rumah korban terbakar, dengan spontan saksi langsung berlari menuju rumah korban sambil berteriak minta tolong pada warga sekitar.
Saat sampai di rumah korban, dapur rumah korban sudah terbakar, sehingga saksi langsung mendobrak pintu rumah korban dan membangunkan dua orang anak korban yg masih tidur di dalam kamar, kemudian datang warga sekitar untuk memadamkan api. Namun api sangat cepat membakar rumah korban beserta isinya.
“Warga segera datang membantu memadamkan api dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baureno,” imbuh Kapolsek.
Setelah mendapat laporan, anggota segera mendatangi rumah korban guna melakukan identifikasi dan oelah TKP.
Dari hasil oleh TKP diketahui rumah korban yang terbakar tersebut terbuat dari kayu dengan lantai keramik yang berukuran lebar 8 meter dan panjang 10 meter. Selain rumah berikut perabotan yang beraa di dalam rumah, turut hhangus terbakar uang tunai milik korban sebesar Rp 10 juta dan satu unit Sepeda Motor Honda Supra Fit .
“Tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil diperkirakan Rp 115 juta," pungkas AKP Marjono. (her/inc)












































.md.jpg)






