Dari 10 Ribu Lulusan SMA, Baru 500 yang Kerja
Sabtu, 27 Mei 2017 16:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Pergantian tahun ajaran baru menjadi momen tersendiri bagi setiap lulusan SMA sederajat. Dari ribuan yang lulus tahun ini, banyak di antaranya langsung melamar bekerja di dalam maupun luar kota.
Hal ini diterangkan oleh Kepala Bidang Perluasan Tenaga Kerja Dinas Perindutrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Joko Santoso yang ditemui wartawan beritabojonegoro.com (BBC) di kantornya.
Menurutnya, pasca kelulusan tingkat SMA kemarin, banyak lulusan baru yang langsung melamar pekerjaan dengan data pembuatan Kartu Kuning ke kantor dinas.
“Namun kebanyakan belum mencukupi umur yang telah ditentukan oleh UU Tenaga Kerja,” paparnya.
Selama ini menurut Joko, setiap tingkatan sekolah tinggi seperti SMK atau SMA telah dibekali keahlian dengan beberapa model tertentu sesuai jurusan di sekolah masing-masing, dan itu merupakan program untuk mengurangi pengangguran yang ada.
“Sekitar 10 ribu dari jumlah kelulusa sekolah tinggi SMA sederajat di kabupaten Bojonegoro diperkiran baru lima ratus yang bekerja. Lainnya menanjutkan keperguruan tinggi dan wiraswasta," ungkapnya.
Namun untuk persoalan pelamar yang belum memenuhi umur, dirinya menegaskan tak akan memberikan informasi terkait lowongan ataupun kartu kuning. Sebelum umurnya memenuhi hingga 18 tahun.
“Kami sebagai dinas yang memberikan informasi ketenagakerjaan serta mengarahkan akan menjalani sesuai UU yang ada. Tapi jika pelamar ingin kursus dulu atau mengikuti training, ya silakan untuk sekadar menunggu umur 18 tahun,” tegasnya. (mol/moha)












































.md.jpg)






