Laporan Keuangan 2016 Minus, PT BBS Diprediksi Tak Bisa Setor PAD Tahun 2017
Kamis, 01 Juni 2017 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - PT Bojonegoro Bangun Sarana (PT BBS), diprediksikan bakal tak bisa setor PAD pada APBD tahun 2017 ini. Hal itu mengacu pada laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut per 31 Desember 2016, dimana mengalami minus atau kerugian.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Kabupaten Bojonegoro, Helmi Elizabeth kepada beritabojonegoro.com mengatakan, pihaknya sudah mengetahui kinerja masing-masing BUMD, dari setiap laporan keuangan tahun sebelumnya. Setelah melihat laporan keuangan, Pemkab baru akan menentukan target setoran PAD pada APBD tahun berikutnya.
Diketahui hingga akhir tahun 2016, sudah dipastikan bahwa PT BBS mengalami kerugian atau minus pada laporan keuangan laba ruginya. Akibatnya bisa diprediksi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, PT BBS tidak bisa menyetorkan PAD.
"Setoran PAD untuk tahun 2017 itu kan dari hasil kinerja tahun 2016, sebenarnya kita sudah tahu kinerja setiap BUMD seperti apa," ungkap Helmi.
Meski begitu, lanjut Helmi, pada penyusunan APBD tahun 2017 lalu, pihak DPRD bersikeras menetapkan target PAD kepada PT BBS sebesar Rp 50 juta.
Kata Helmi, jika sebuah BUMD mengalami kerugian, sebenarnya tidak diwajibkan melakukan setor PAD. Pada dasarnya setoran PAD dari BUMD adalah berasal dari prosesntase keuntungan perusahaan setiap tahunya.
"Kalau rugi seharusnya tidak wajib, mau setor dari mana kalau laporanya minus," pungkasnya. (pin/inc)












































.md.jpg)






