Satlantas Polres Bojonegoro Telah Identifikasi Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2017
Sabtu, 10 Juni 2017 13:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Jelang arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2017, Satlantas Polres Bojonegoro bekerjasama dengan pihak terkait sudah melakukan pemetaan titik - titik kemacetan di wilayah kabupaten Bojonegoro. Terutama di daerah perbatasan Bojonegoro Lamongan yang diprediksi akan mengalami kepadatan kendaraan karena kemacetan di daerah babat.
Di wilayah Bojonegoro timur atau Kecamatan Baureno diprediksi akan menjadi ekor kemacetan dari Pasar Babat. Tepatnya di beberapa titik persimpangan, di antaranya perempatan SMP Baureno, Rel KA Gajah Bolong, dan Bayeman, yang sudah menjadi langganan titik padat kendaraan.
Mengantisipasi hal itu Satlantas akan melakukan penempatan petugas di wilayah Baureno, kerjasama dengan Polsek di sana. "Kita akan antisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, di titik tersebut," kata Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Prianggo Parlindungan Malau SH SIK.
Penempatan personil itu akan dilakukan saat operasi rahmadnia tahun 2017 yang bakal digelar mulai tanggal 19 Juni mendatang hingga H+7 hari raya lebaran.
Kasat lantas mengatakan, titik kemacetan untuk hari biasa dan arus mudik serta balik lebaran berbeda. Dimana hari biasa akan dipenuhi dengan aktivitas pulang pergi siswa sekolah dan pekerja kantor, namun arus mudik dan balik berbeda.
"Kalau hari biasa pulang pergi kantor dan sekolah besok berubah, di jalur timur, lain
di perempatan mejuwet, perempatan Balen, dan Proliman kapas, sementara di wilayah barat perempatan padangan, jalur Cepu ke Bojonegoro, dan Ngawi ke Bojonegoro," jelasnya.
Petugas kepolisian akan melakukan rekayasa lalulintas? agar tidak terjadi kemacetan seperti tahun lalu. Di setiap perempatan juga akan dipasang pembatas jalan ditengah untuk mengantisipasi perilaku pengendara yang dapat menimbulkan kemacetan.
"Kita ini berada di jalur alternatif, kemacetan di Bojonegoro? itu sebenarnya kecil sekali terjadi dan bukan apa-apa jika dibandingkan dengan daerah lain, tapi kita tetap upayakan semaksimal mungkin," pungkasnya. (pin/moha)












































.md.jpg)






