Kerugian Akibat Kebakaran Capai 15 Miliar
Jumat, 02 Oktober 2015 15:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Banyaknya peristiwa kebakaran yang terjadi tahun ini harus menjadi perhatian serius. Sebab, kerugian materi dari bencana yang terjadi karena human eror ini mencapai Rp 15 miliar. Apalagi, berdasar perkiraan BMKG kemarau masih akan berjalan satu bulan lagi. Pertengahan November mendatang baru diperkirakan turun hujan.
Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Bojonegoro, pada 2014 lalu terjadi 74 peristiwa kebakaran di 63 desa di 23 kecamatan. Total kerugian materi saat itu mencapai Rp 6,6 miliar lebih. Sedangkan pada 2015, hingga 30 September 2015, terjadi 67 kebakaran di 56 desa di 23 kecamatan. Dengan total kerugian materi lebih besar, yakni Rp 15 miliar.
"Kebakaran yang paling sering terjadi adalah pada lahan masyarakat," ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, Jumat (02/10).
Terkait hal itu, Sukirno juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membuang puntung rokok di tong sampah. Harus dipastikan bara api benar-benar mati. Sedikit saja teledor, kebakaran bisa kapanpun terjadi selama musim kemarau ini.
"Jika keluar rumah, harap memastikan semua alat-alat listrik, kompor gas LPG, dalam keadaan mati," pesanna. (ver/tap)
*) Foto Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sukirno































.md.jpg)






