News Ticker
  • Dorong Regenerasi Petani dan Smart Farming, Pemkab Bojonegoro Ajak Gen Z Garap Ekosistem Pertanian Modern
  • Catatan Sejarah 18 Oktober
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 19 Oktober 2026
  • 2 Rumah di Kapas, Bojonegoro Terbakar, 2 Unit Motor dan Uang Tunai Rp 50 Juta Turut Terbakar
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Banjarejo, Bojonegoro Kota Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Trik Aman Minum Kopi dan Teh Pagi Hari Tanpa Merusak Kesehatan Ginjal
  • Perkuat Perlindungan Buruh, Pemprov Jatim dan Polri Resmi Hadirkan Desk Ketenagakerjaan di Polres
  • Mengurai Islam dan Budaya Lokal lewat Buku Wali Berandal Tanah Jawa Karya George Quinn
  • PEPC JTB Rampungkan Partial Shutdown Lebih Cepat dari Target, Pasokan Gas Kembali dengan Kapasitas Penuh
  • Prosesi Pengambilan Api Abadi Kayangan Api Semarakkan HJB ke-349, Rute Kirab Diperluas
  • Tingkatkan Indeks Pembangunan Olahraga, Dinpora dan KORMI Bojonegoro Gelar Fun Aerobic Competition
  • Perkuat Hilirisasi Pertanian, Pemkab Bojonegoro Pertemukan Petani dengan Jejaring Ritel dan Perhotelan di Agribisnis Matching
  • Catatan Sejarah 18 Oktober: Berbagai Peristiwa Penting Dunia dan Perkembangan Regional
  • Diduga Mengantuk, Xenia Tabrak Pohon Penghijauan di Dander Bojonegoro, Pengemudi Meninggal
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini: BMKG Imbau Kewaspadaan Potensi Hujan di Sore Hari
  • Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan
  • Peran Ormas Bojonegoro Didorong Jadi Solusi Konkret Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
  • Meningkatkan Risiko Jantung hingga Kanker, Ini Efek Buruk Kol Goreng yang Perlu Diwaspadai
  • Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan
  • Lantik 28 PAC HKTI, Bupati Wahono Targetkan Bojonegoro Ungguli Lamongan dan Indramayu sebagai Lumbung Padi Nasional
  • Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi dan Hilirisasi Pertanian Jatim
  • Rangkaian HJB ke-349, Bupati Setyo Wahono Ziarah ke Makam Haryo Matahun dan Raden Sumantri
  • 17 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Oktober 2026
Hadapi Kemarau Panjang 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Strategi untuk Petani

Hadapi Kemarau Panjang 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Strategi untuk Petani

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau berkepanjangan tahun 2026. Upaya tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Nomor 520/531/412.221/2026 tertanggal 16 Maret 2026, yang mengatur tentang kesiapsiagaan dan mitigasi dampak kemarau, khususnya pada sektor pertanian.

Berdasarkan prakiraan, wilayah Provinsi Jawa Timur termasuk Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan mengalami musim kemarau dengan karakter lebih kering dari kondisi normal, serta berlangsung dalam durasi yang relatif lebih lama.

Mengacu pada data BMKG Tuban, awal musim kemarau di Bojonegoro diperkirakan terjadi secara bertahap dalam tiga periode dasarian. Pada dasarian kedua April (11–20 April), kemarau diprediksi mulai di Kecamatan Balen, Baureno, Kanor, dan Kepohbaru. Selanjutnya, dasarian ketiga April (21–30 April) mencakup wilayah Bojonegoro kota, Dander, Gayam, Kalitidu, Kapas, Kasiman, Kedewan, Malo, Margomulyo, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Tambakrejo, hingga Trucuk. Sementara itu, wilayah Bubulan, Gondang, Kedungadem, Ngambon, Sekar, Sugihwaras, Sukosewu, dan Temayang diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Mei (1–10 Mei).

Dalam surat edaran tersebut, Bupati Setyo Wahono menegaskan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak kemarau, antara lain:

Pertama, optimalisasi pengelolaan air dengan memanfaatkan sumber daya air yang tersedia secara efisien. Hal ini dilakukan melalui penerapan sistem irigasi hemat air secara bergilir, sesuai arahan dari Dinas PU SDA serta penyuluh pertanian setempat.

Kedua, penyesuaian pola dan waktu tanam. Petani diimbau untuk menyesuaikan jadwal tanam dengan kondisi ketersediaan air, termasuk beralih dari padi ke tanaman palawija. Namun, untuk daerah yang masih mendapat pasokan irigasi, dianjurkan tetap menanam padi dengan varietas tahan kering dan berumur genjah, sekitar 70–90 hari setelah tanam.

Ketiga, peningkatan perlindungan tanaman dengan mewaspadai serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Upaya ini dilakukan melalui pendekatan ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik, agen hayati, dan biosaka, serta konsultasi rutin dengan penyuluh pertanian dan petugas terkait.

Keempat, penguatan kelembagaan petani dan semangat gotong royong. Sinergi antar anggota kelompok tani, gabungan kelompok tani, serta organisasi pengelola air diharapkan semakin ditingkatkan, termasuk melalui kegiatan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki saluran irigasi agar tetap berfungsi optimal.

Kelima, peningkatan peran pemerintah di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan. Koordinasi dalam distribusi air harus dilakukan secara adil, disertai dukungan fasilitas pertanian sesuai kewenangan masing-masing, serta pelaporan kondisi lapangan secara berkala kepada pemerintah kabupaten.

Bupati Setyo Wahono juga mengajak seluruh elemen pemerintahan di tingkat bawah untuk aktif berkontribusi dalam upaya ini, terutama dalam memastikan distribusi air berjalan merata dan kebutuhan sarana pertanian dapat terpenuhi dengan baik.(red/Toh)




Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1792379733.2486 at start, 1792379734.0571 at end, 0.80854105949402 sec elapsed