Peristiwa Kebakaran
Akibat Korsleting Listrik, Ruma Milik Warga Kepohbaru Nyaris Terbakar
Selasa, 20 Juni 2017 22:00 WIBOleh Imam Nurcahyo *)
*Oleh Imam Nurcahyo
Kepohbaru - Musibah kebakaran nyaris menghanguskan rumah milik warga Kecamatan Kepohbaru pada Selasa (20/06/2017) sekitar pukul 08.30 WIB pagi tadi. Saat peristiwa tersebut terjadi, pemilik rumah sedang menyembelihkan ayamnya di rumah tetangganya. Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada mesin jahit yang masih menancap pada catu daya listrik, saat mesin jahit ditinggal pergi oleh pemiliknya.
Beruntung, sebelum api membesar dan menghanguskan rumah, korban bersama para tetangga segera memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Akibat kebakaran tersebut, korban menderita kerugian Rp 7 juta.
Korban diketahui bernama Samijo (50),pemilik rumah jahit atau konveksi, warga Dusun Jatisari Desa Pejok RT 030 RW 006 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Munurut keterangan Kapolsek Kepohbaru, AKP Yaimbang, sebagaimana dikutip dari keterangkan saksi Karnadi (50) dan saksi (Masirin (35), keduanya merupakan tetangga korban, bahwa kejadian tersebut bermula saat itu korban meninggalkan rumah jahitnya untuk menyembelihkan ayam di rumah saksi Karnadi, yang berada di sebelah rumah jahit milik korban.
“Saat ditinggal, mesin jahit milik korban masih menancap pada listrik dan dalam keadaan on atau hidup,” ungkap AKP Yasimbang.
Tidak lama berselang, lanjut AKP Yasimbang, saat korban masih berada di rumah saksi Karnadi, tiba-tiba korban melihat kepulan asap dari rumah jahit miliknya. Selanjutnya dengan spontan korban dan saksi langsung lari ke rumah konveksi yang mulai terbakar tersebut, sambil berteriak meminta bantuan pada para tetangga untuk membantu memadamkan api.
“Dengan dibantu warga setempat akhirnya api dapat di padamkan dengan menggunakan alat seadanya.” imbuh Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera menuju rumah korban guna melakukan oleh TOK. Berdasarkan hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada mesin jahit yang masih menancap pada catu daya listrik, saat mesin jahit ditinggal pergi oleh pemiliknya.
“Diduga saat terjadi korleting listrik, timbul percikan bunga api yang selanjutnya membakar tumpukan kain yang ada di dalam rumah konveksi tersebut,” imbuh Kapolsek.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beruntung, kobaran api yang mulai membesar saat terjadi kebakaran, dapat segera dipadamkan oleh korban bersama warga sekitar, namun mesin jahit milik korban dan sejumlah kain milik pelanggan yang berada didalam rumah konveksi tersebut turut hangus terbakar. “Kerugian material diperkirakan mencapai 7 juta rupiah,” pungkas Kapolsek. (*/inc)












































.md.jpg)






