Peristiwa Orang Meninggal Dunia Mendadak
Diduga Sakit Jantung Kambuh, Warga Rengel Meninggal Saat Berlebaran di Sukosewu
Minggu, 02 Juli 2017 12:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Sukosewu - Warga Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, diketahui meninggal dunia di rumah keluarganya, di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (01/07/2017), sekira pukul 16.30 kemarin sore. Saat itu, korban sedang berlebaran di rumah saudaranya. Diduga penyebab kematian korban akibat penyakit jantungnya kambuh.
Korban bernama Solekan (39), warga Desa Kebonagung RT 001 RW 004 Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Sedangkan lokasi kejadian di rumah Tasrip (52), warga Desa Pacing RT 016 RW 004 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.

Menurut keterangan Kapolsek Sukosewu, AKP Pujiono, sebagaimana dikutip dari keterangan saksi Tasrip (52), bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (01/07/2017) sekita pukul 14.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya, Desa Kebonagung Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban dengan maksud hendak halal bihalal (berlebaran) ke rumah saudaranya, Tasrip (52), di Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.
“Korban tiba di rumah saudaranya sekira pukul 15.30 WIB, lalu kedua bersaudara tersebut ngobrol-ngobrol di ruang tamu,” ungkap Kapolsek.
Tidak lama berselang, lanjut Kapolsek, tiba-tiba korban mengalami lemas badanya hingga pingsan. “Oleh saudaranya, korban dibawa berobat ke seorang dokter di Balen, hingga akhirnya kembali sadar dan dibawa kembali pulang ke tempat saudaranya di Sukosewu,” lanjut kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, setelah sampai kembali di rumah saudaranya di Sukosewu, korban sempat kembali duduk-duduk di ruang tamu, namu tidak lama berselang, korban kembali mengalami lemas badanya, hingga tidak sadarkan diri dan napasnya tersengal-sengal.
“Saat itu, nyawa korban tidak dapat terselamatkan dan korban diketahui telah meninggal dunia,” terang Kapolsek.
Selanjutnya saudara korban, melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke petugas Polsek Sukosewu.
Kapolsek menambahkan, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama petugas dari Polsek Sukosewu langsung mendatangi lokasi kejadian bersama tim kesehatan dari Puskesmas Sukosewu, guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Sukosewu, diduga kuat korban meninggal akibat sakit jantung yang telah lama diderita korban kambuh. "Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dan diduga kematian korban akibat penyakit jantungnya kambuh,” terang Kapolsek.
Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Atas peristiwa ini, ahli waris korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (inc/imm)












































.md.jpg)






