Musibah Orang Tenggelam
Hingga Petang Ini, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban Anak Tenggelam di Ngraho
Selasa, 11 Juli 2017 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Ngraho - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Senin (10/07/2017) sekira pukul 15.00 WIB kemarin sore, Mohamad Rokim bin Sukeri (9), warga Dusun Mojokeduk Desa Mojorejo RT 004 RW 002 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo desa setempat. Mulai Selasa (11/07/2017) pagi hari tadi, tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro dan Tim BASARNAS Surabaya, mulai melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga Selasa petang ini, korban masih belum diketemukan.
Baca: Seorang Bocah di Ngraho, Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo
Baca juga: Tim SAR Gabungan dan BASARNAS Mulai Lakukan Pencariann Korban Anak Tenggelam di Ngraho
Koordinator Lapangan Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro, Sukirno SSos, kepada media ini menjelaskan, bahwa dalam pencarian hari ini, Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro menurunkan 2 (dua) unit perahu karet dengan kekuatan 15 personil, sedangkan Tim BASARNAS Surabaya menerjunkan 1 (satu) unit perahu karet dan 2 (dua) unit alat selam, dengan kekuatan 6 personil dan ada tambahan personil dari Emegency Respon Cepu, yang menurunkan 1 (sati) unit perahu dengan kekuatan 6 personil.
“Tim SAR Gabungan telah berupaya melakukan pencarian korban, dengan menyisir aliran sungai Bengawan Solo, mulai dari lokasi tenggelam hingga 2,5 kilometer ke arah hilir.” terang Sukirno.
Sukino menambahkan, selain melakukan penyisiran, berbagai teknik pencarian telah dilakukan Tim SAR, salah satunya menggunakan teknik peleburan, namun hingga pukul 17.00 WIB petang ini, korban masih belum di ketemukan.
Sehubungan kondisi cuaca yang mulai gelap dan diperkirakan akan kurang efektif untuk melakukan pencarian, maka sejak pukul 17.00 WIB, petang tadi, Tim SAR Gabungan, untuk sementara menghentikan pencarian.
“Besok pagi, mulai pukul 07.00 WIB pencarian korban akan dilanjukan kembali dengan menggunakan tiga unit perahu karet.” pungkas Sukirno.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mohamad Rokim bin Sukeri (9), warga Dusun Mojokeduk Desa Mojorejo RT 004 RW 002 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (10/07/2017) sekira pukul 15.00 WIB kemarin sore, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo desa setempat.
Pada awalnya, sekitar pukul 14.30 WIB, korban bersama temannya, Yoga Mamat Prayoga (13), sedang memancing di bibir sungai Bengawan Solo, di Desa Mojorejo Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, namun korban terpeleset dan tercebur ke aliran Sungai Bengawan Solo lalu terbawa arus yang selanjutnya tenggelam. Sebelum tenggelam, korban sempat minta tolong kepada temannya, namun temannya tidak berani menolong karena arus sungai sedang deras.
Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Sutarto, anggota linmas desa setempat dan ditetuskan kepada Forkopimca Ngraho dan selanjutnya petugas menghubungi tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro, untuk membantu melakukan pencaharian, namun karena cuaca yang tidak memungkinkan, Tim SAR Gabungan baru melakukan pencarian pada Selasa (11/07/2017) pagi ini.
Meskipun tim SAR Gabungan belum melakukan pencarian, sejak korban dilaporkan tenggelam kemarin sore hingga pagi tadi, aparat dari fompimca Ngraho dengan dibantu warga sekita telah melakukan upaya pencarian terhadap korban, dengan melakukan pengamatan dari tepi sungai Bengawan Solo, dengan menggunakan bantuan penerangan senter.
Dan setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro dan Tim BASARNAS Surabaya serta dari Emegency Respon Cepu, hingga petang ini, korban masih belum diketemukan. (inc/imm)












































.md.jpg)






