Setyo Hartono Tak Akan Maju Pilkada Jika Elektabilitasnya di Bawah 64 Persen
Kamis, 13 Juli 2017 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono merupakan salah satu kandidat kuat bakal calon Bupati Bojonegoro yang digadang-gadang melaju di Pilkada Bojonegoro 2018 mendatang. Ketika ditanya terkait pencalonannya, Setyo Hartono mengaku tak akan maju dalam bursa calon Bupati Bojonegoro jika elektabilitasnya di bawah 64 persen.
Alasan keragu-raguan Ketua DPC Partai Gerindra tersebut adalah, angka elektabilitas sebesar 64 persen dirasa masih kurang. Menurut konsultan politiknya, angka itu secara garis besar bisa mengalami penurunan yang membuat peluang terpilihnya dia menjadi Bupati semakin menipis.
"Saya akan minta pertimbangan lagi kalau dibawah 64 persen," jelas Wabub.
Saat ini menurut lembaga survei PolMark, elektabilitas Setyo Hartono mencapai 43 persen. Angka tersebut Kata Wabub sudah paling tinggi di antara para tokoh lain yang diprediksi bakal maju.
Wabub juga tidak mau banyak berkomentar terkait isu politik yang berhembus saat ini. Karena saat ini momentum menjelang Pilkada, situasi politik bisa semakin memanas.
Untuk menambah elektabilitasnya Setyo Hartono lebih memilih mendatangi setiap desa di kabupaten Bojonegoro. Menurutnya cara itu lebih efektif, untuk menambah elektabilitas ketimbang pemasangan banner di jalan - jalan yang tak jarang merusak lingkungan.
"Saya datang ke desa bertemu dengan masyarakat, agar lebih mengenal, untuk masalah memilih itu terakhir," pungkasnya.
Dia menyebutkan politisi harus melalui tahapan, popularitas, liketabilitas, akseptabilitas, dan kapabilitas baru elektabilitas bisa dicapai. (pin/moha)












































.md.jpg)






