Tiga Jamaah Haji Bojonegoro Meninggal, Semua Karena Sakit
Minggu, 04 Oktober 2015 10:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota-Mulai Sabtu kemarin (03/10), jamaah haji asal Bojonegoro berangkat ke Madinah untuk menjalani ziarah ke makam Nabi, sebelum nantinya pulang dan tiba di Bojonegoro pada mulai 12 Oktober mendatang.
Sejauh ini, berdasar informasi yang masuk di Kementerian Agama Bojonegoro dari tanah Suci, setidaknya ada 3 jamaah haji asal Bojonegoro yang meninggal dunia. Ketiganya meninggal karena sakit, bukan karena tragedi crane jatuh atau insiden Mina.
Tiga jamaah tersebut diketahui bernama Sujatmi (69), asal Desa Kepoh Kidul (Kedungadem), Jari (71) Asal Kecamatan Kanor dan Suparno (67) asal Ledok Wetan, Bojonegoro.
Untuk jamaah yang sehat , kemarin sudah bergerak menuju Madinah.
"Semuanya meninggal karena sakit parah," tegas Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bojonegoro, Wakhid Priyono.
Hal itu secara otomatis menjawab informasi yang datang dari sebuah media nasional, bahwa jamaah yang meninggal dunia karena terpeleset kemarin Sabtu itu, bukan masuk tanggungjawab Kemenag Bojonegoro.
Dikabarkan bahwa korban bernama Kromo Sarwan Dipo (62), meninggal karena terpeleset di kamar mandi area Plasa Bandara King Abdul Aziz kemarin Sabtu pukul 11.00 waktu Saudi. Kromo adalah jamaah asal Bojonegoro yang masuk anggota penerbangan kloter 15, Embarkasi Solo. Dokter klinik area Bandara yang menangani Kromo mengatakan bahwa Kromo menderita penyakit jantung yang dipicu hipertensi.
Wakhid Priyono, saat dimintai keterangan oleh BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, mengatakan pihaknya tidak mendapatkan kabar tentang kejadian tersebut.
Wakhid menambahkan keterangannya bahwa korban meninggal itu bukan dari kloter Bojonegoro yang secara otomatis bukan menjadi tanggung jawab kemenag Bojonegoro. Karena itulah, kabar tersebut tidak sampai ke pihaknya.
"Memang, ada warga Bojonegoro seperti Sekar, Gondang, Kasiman, Padangan dan beberapa daerah lainnya yang mendaftarkan diri di Solo. Mereka biasanya ingin cepat. Itu bukan tanggung jawab kami," tegasnya.
Wakhid melanjutkan, jamaah haji itu akan tiba di Bojonegoro pada 12 Oktober mendatang, dimulai oleh kloter 32, pada pukul 02.00 WIB. Kemudian dilanjut kloter 33 pada 13 Oktober pukul 04.00 WIB dan kloter 34 pada esoknya (14/09), pukul 05,00 WIB. (mol/moha)
Foto www.lensaindonesia.com































.md.jpg)






