News Ticker
  • Pemprov Jatim akan Jemput Bola Pengurusan NIB bagi UMKM Agar Bisa Jual Beli LPG
  • Siswa SD dan SMP di Bojonegoro Kota Kini Masuk Pukul 06.30 WIB
  • ASN Pemkab Bojonegoro Harus Jadi Contoh Hemat BBM di Masyarakat
  • Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Efisiensi Anggaran, Ini Isinya
  • Gejala pada Kanker Ginjal yang Sering Diabaikan Pengidap
  • 10 April dalam Sejarah
  • Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bojonegoro Pasang Papan Imbauan di Sejumlah Area Rawan
  • Apresiasi Layanan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Insentif Bagi Ketua RT/RW, Total Anggaran Rp 23,064 Miliar
  • Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan Pendidikan dalam Memberantas Angka Anak Tidak Sekolah
  • Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak
  • Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
  • Pemprov Jatim Siapkan Langkah Antisipasi Ancaman Kekeringan Ekstrem
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 April 2026
  • 09 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13
  • Pertamina Putus Hubungan Usaha Empat Pangkalan LPG Nakal di Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan Strategi Terukur dalam Evaluasi Keamanan Wilayah
  • Cek Tagihan BPJS Kesehatan Kini Semakin Mudah Lewat Berbagai Kanal Digital
  • Progres Baru 36 Persen, PSN Bendungan Karangnongko Berpotensi Molor
  • Hadapi Kemarau Panjang 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Strategi untuk Petani
  • Terima Laporan Warga Kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Aman
  • Kabel Listrik Tersangkut Truk, Papan Reklame dan Tiang PLN di Jembatan Glendeng, Bojonegoro Roboh
  • Dari Sampah Menjadi Harapan: Gerakan Warga Ngumpakdalem Ubah Limbah Jadi Nilai Ekonomi
  • Dari GOR Dolokgede, Semangat Kompetisi Pelajar Bojonegoro Digelorakan Mannah Cup 2026
Kerusakan Sungai Bengawan Solo Mengkhawatirkan

Kerusakan Sungai Bengawan Solo Mengkhawatirkan

Oleh Vera Astanti

Kota - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro menilai kerusakan lingkungan yang terjadi akibat tambang pasir ilegal di bantaran Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Bojonegoro semakin parah.

"Apabila tidak ada pengendalian terhadap penambang pasir mekanik maka kerusakan lebih parah," ujar Kepala Bidang Pengawasan dan Kerusakan Lingkungan, Badan Lingkungan Hidup, Kabupaten Bojonegoro, Lamin didampingi Kasinya, Suliana, Senin (05/10)

Dampak adanya kerusakan lingkungan akibat tambang pasir ilegal menggunakan mekanik itu salah satunya terjadinya tebing yang longsor. Selain itu, juga sungai bertambah lebar. Namun, pihaknya mengaku kini belum mengetahui secara pasti titik-titik mana saja yang sudah longsor. 

"Secara grafitasi tebing yang tegak tertarik sehingga longsor, karena pasirnya secara besar-besaran dikeruk," jelasnya.

Lamin mengatakan, dari sisi kewenangan penertiban, pihak BLH hanya memberi peringatan dan larangan. Penertiban kata dia, sesuai dengan undang-undang menjadi kewenangan provinsi, kabupaten hanya memberi peringatan, pembinaan, dan edukasi.

"Yang paling berpengaruh adalah muspika dan pemerintah desa untuk memberi peringatan dan pemahaman," terangnya.

Sementara, daerah yang terdampak adanya tambang pasir ilegal menggunakan mesin mekanik diantaranya, di Kecamatan Kalitidu, Kasiman, Purwosari, dan Kecamatan Padangan. Kegiatan penambangan pasir ilegal itu melanggar Undang-undang nomor 32 tahun 2009 Pasal 105 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLHD).

Beberapa pengaduan terkait penambangan pasir ilegal tersebut juga banyak yang masuk. Seperti, terakhir pengaduan tentang banyaknya penambangan pasir di Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu. Juga pencemaran air Bengawan Solo. Akhir-akhir ini air Bengawan Solo berubah warna menjadi cokelat kehitaman. Diduga pencemaran itu berasal dari daerah hulu sungai karena banyak industri batik dan industri rumahan di daerah Solo, Sragen, dan sekitarnya.

"Aduan soal pencemaran itu sekarang masih diidentifikasi. Beberapa titik dari hulu masih belum teridentifikasi limbah yang mencemari sungai," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, salah seorang Warga Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu, Paryono mengaku sejak kurang lebih dua pekan ini air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu warnanya berubah menjadi kehijau-hijauan pekat. Selain itu baunya juga menyengat.

"Di wilayah Brenggolo bagian utara baunya sangat mengganggu, seperti pinisilin," terangnya.

Air dari Sungai Bengawan Solo itu biasanya oleh warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai digunakan untuk aktifitas mandi maupun mencuci pakaian. Karena saat musim kemarai airnya tenang dan lebih bening.

Sementara itu menurut Kepala Unit Pelayanan Teknis Pengelolaan Sumberdaya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo Mucharom, kerusakan akibat kegiatan tambang mekanik di daerah hilir sungai yakni meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik sudah sangat mengkhawatirkan dan sudah di level merah. Bila dibiarkan terus, maka dampaknya akan terjadi bencana yang berdampak pada warga yang dilalui sungai itu.

Berdasarkan data terakhir tahun 2014 menyebutkan, jumlah penambang pasir yang memakai mesin mekanik atau mesin penyedot sebanyak 223 unit, penambang pasir manual atau tradisional sebanyak 70 unit, dan pemilik penambang pasir sebanyak 208 orang. Sebagian besar investor penambang pasir ilegal ini justru berasal dari luar Bojonegoro. (ver/kik)

Foto air Sungai Bengawan Solo berubah warna akhir-akhir ini

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775864385.8967 at start, 1775864386.3269 at end, 0.43016290664673 sec elapsed