Tim Wantimpres Datang Berkunjung ke Bojonegoro
Kamis, 03 Agustus 2017 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Bertempat di Productive Room, lantai 7 gadung Pemkab Bojonegoro, jajaran Forpimda Kabupaten Bojonegoro sambut kedatangan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada hari Kamis (03/08/2017) sekira pukul 09.00 WIB pagi tadi. Kedatangan rombongan tim Watimpres yang diketua oleh Prof Dr Abdul Malik Fadjar, bersama 5 staf Wantimpres ke Kabupaten Bojonegoro guna menghimpun informasi mengenai perkembangan pendidikan, keagamaan dan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Bojonegoro.
Selain Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, turut hadir Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol M. Herry Subagyo, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Hj Mitroatin SPd, sejumlah Anggota Forpimda lainnya, Ketua FKUB KH Alamul Huda, beberapa Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam penjelasannya kepada Ketua rombongan Tim Wantimpres, Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto MSI, mengungkapkan bahwa pendidikan di Kabupaten Bojonegoro sudah berjalan dengan baik dan seluruh anak-anak yang ada di Kabupaten Bojonegoro wajib ikut dalam program pendidikan 12 tahun. Selain itu juga, bagi anak-anak yang putus sekolah diwajibkan untuk tetap sekolah, walaupun bagi anak-anak perempuan yang keadaannya sudah berbeda yaitu hamil karena sudah dinikahkan untuk tetap sekolah, jika malu diikutkan dalam paket C.
"Kami sudah berikan subsidi sekolah bagi anak-anak yang masih usia sekolah dan kami salurkan langsung melalui pemerintah desa, sehingga yang mengontrol langsung pemdes setempat," Terang Kang Yoto, sapaan Bupati.
Masih dalam penjelasannya, Bupati menambahkan bahwa untuk hubungan antara Legislatif dan Eksekutif sangatlah baik, terbukti dengan selalu berdiskusi bersama-sama untuk mencari solusi yang terbaik untuk pembangunan dan masalah yang dihadapi di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga, kepada instansi lain seperti Kepolisian, TNI dan Kejaksaan serta instansi lainnya, Pemerintah Daerah juga telah memfasilitasi seluruh kebutuhan yang perlu dukungan yang belum didukung oleh Instansi di Pusatnya.
"Jika terjadi konflik sosial yang melibatkan tentang keagamaan, bersama seluruh unsur Forpimda dengan umat agamanya duduk bersama mencari solusi untuk menyelesaikannya," imbuh Bupati.
Sementara itu, Kapolres Bojonegoro yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa selama berdinas di Kabupaten Bojonegoro, hubungan dan koordinasi seluruh unsur Forpimda berjalan dengan baik. Baik dari sisi hubungan pekerjaan maupun tugas-tugas lain, semua sudah sesuai tupoksinya dan tidak ada gesekan maupun tumpang tindih serta intervensi satu sama lain. "Selama ini, seluruh instansi telah berjalan sesuia dengan tupoksinya masing-masing," ucap Kapolres. (inc/imm)












































.md.jpg)






