Bojonegoro Menuju Kota Bougenville
Senin, 05 Oktober 2015 14:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Di sepanjang jalan protokol kota Bojonegoro banyak ditemui tanaman bougenville dengan bunga berwarna-warni. Rupanya, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) sengaja memprioritaskan bunga bougenville dibanding tanaman lainnya. Bougenville adalah salah satu tanaman tropis yang bunganya seperti kertas.
Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Nurul Azizah, bunga bougenville adalah tanaman yang cocok untuk daerah tropis seperti Bojonegoro. Pada tahun 2013 pihaknya mencoba tiga tanaman yaitu puring, palem kuning dan bougenville di Jalan Ahmad Yani. Karena media tanam di Jalan Ahmad Yani itu tanah pedel bekas paving dan pasir, ternyata hanya bougenville yang bertahan.
"Kami melihat bahwa bunga bougenville bisa bertahan dengan media tersebut, maka kami mencoba bunga itu di media tanah yang normal. Hasilnya bagus. Di samping itu penyiraman untuk bougenville bisa dilakukan 2-3 hari," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Senin (05/10).
Namun sayangnya, bibit bunga semuanya masih diambil dari luar kota seperti Surabaya dan Nganjuk. "Kami mengambil bibitnya dari luar kota, karena di Bojonegoro tidak mencukupi. Selain itu para penjual bunga bougenville di sini pun ternyata menyetok dari luar kota," terangnya.
Saat ini bunga bougenville sudah disebar ke luar Kecamatan Bojonegoro seperti Baureno, Balen dan Kapas. Untuk kedepannya akan ditanam mulai kota sampai Margomulyo dan Ngraho di beberapa pot yang diperlukan.
Bunga bougenville yang ditanam adalah jenis satu stek satu warna. Karena yang berbunga secara maksimal adalah jenis satu stek satu warna. Sedangkan yang satu stek berbagai warna tidak maksimal. "Selain itu harganya juga lebih murah yang satu stek satu warna," pungkasnya. (ver/tap)


































.md.jpg)






