Bahas Harga Eceran Beras, Perpadi Bojonegoro Gelar Dialog Publik
Rabu, 09 Agustus 2017 21:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro - DPC Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pedagang Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Sosialisasi dan Dialog Publik yang bertemakan Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatkan Peran dan Fungsi Penggilingan Padi Dan Pedagang Beras Demi Tercapainya Iklim Usaha yang Kondusif Bagi Kemajuan Perberasan Bojonegoro, Rabu (9/8/17) di ruang pertemuan Hotel MCM Jalan Pemuda Kabupaten Bojonegoro.
Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, Kodim 0813 Bojonegoro Inf M. Hery Subagyo, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perijinan, Perwakilan Sub Drive Bulog Bojonegoro, jajaran pengurus Perpadi Bojonegoro, serta pengusaha penggilingan padi dan pengusaha beras se Bojonegoro.
Sekretaris Jenderal DPC Perpadi Bojonegoro Muhammad Arif Wahyudin mengatakan, acara sosialisasi dan dialog kali ini dihadiri ribuan pengusaha penggilingan dan penggusaha beras di Bojonegoro. Salah satu yang disosialisasikan adalah terkait dengan harga eceran tertinggi (HET).
"Ada sekitar 1600 penggilingan padi di Bojonegoro, dan hampir 90 persen masih skala kecil. Rencananya kita kumpulkan bersama diskusi bareng. Agar yang kecil ini terbina. Dengan adanya wadah ini mungkin kita bisa memproduksi gabah di Bojonegoro dan keluar daerah bisa sudah berupa beras," katanya di sela-sela acara.
Dalam sesi dialog, pertanyaan satu persatu ditanggapi oleh para pemateri. Peserta sangat antusian menanyakan beberapa hal yang dinilai kurang dipahami.
Diharapkan, ada dukungan dari pemerintah kabupaten sehingga wadah para pengusaha dibidang pertanian ini bisa bekerja secara maksimal. "Kita minta support dari pemerintah kabupaten," katanya. (mol/moha)












































.md.jpg)






