Warga Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Kecewa Dengan Putusan Kepala Desa
Selasa, 22 Agustus 2017 11:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Sugihwaras - Warga Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, kecewa atas Keputusan Kepala Desa setempat yang tidak melakukan pengisian kekosongan perangkat desa. Puluhan warga pada Senin (21/08) sekitar pukul 08.30 WIB kemarin, mendatangi balai desa setempat, untuk mengetahui alasan kenapa tidak membuka pendaftaran.
Menurut warga, meskipun desa boleh tidak melakukan pengisian kekosongan perangkat desa, namun mengapa baru sekarang diputuskan dan diberitahukan.
Salah satu warga Rozikin (26) mengatakan kedatangan kami di balai desa untuk meluapkan kekecewaan kami, sebab kenapa tidak sejak awal diberitahukan kalau desa tidak membuka lowongan perangkat desa.
"Kami capek capek melengkapi persyaratan hanya untuk mendaftarkan calon perangkat desa. Namun saat pembukaan perangkat desa baru memberi informasi bahwa Desa ini tidak mengisi perangkat desa," ucapnya dengan nada kesal.
Selain itu, warga tersebut bermaksud mempertanyakan Keputusan Kepala Desa Glagahwangi Nomor: 141/11/412.51.7.014/2017, tertanggal 19 Agustus 2017, yang tidak akan melaksanakan pengisian kekosongan perangkat pada pengisian perangkat serentak yang akan di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam waktu dekat ini.
Rozikin menambahkan harusnya kalau memang tidak mengisi perangkat desa, sejak awal harus di umumkan di papan informasi desa. Sehingga warga tahu dan tidak repot repot membuat persyaratan untuk mendaftar perangkat desa.
Sementara itu Haris Aburiyanto, Kepala Desa Glagahwangi menyampaikan bahwa desa dapat tidak melakukan pengisian kekosongan perangkat, adalah hasil musyawarah desa pada hari Sabtu 19 Agustus 2017, yang dihadiri dari unsur Pemerintah Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat.
"Dalam musyawarah tersebut memutuskan demikian sesuai amanat UU Desa no 6 tahun 2014. Ini hasil musyawarah desa untuk tidak melakukan pengisian perangkat tahun 2017,” kata Haris.
Pihaknya merencanakan pengisian perangkat akan di laksanakan pada tahun 2018 mendatang karena ada tambahan kekosongan perangkat. (mol/imm)












































.md.jpg)






