Pemkab Bojonegoro Raih Predikat WTP atas LKPD dari BPK
Jumat, 01 Juni 2018 20:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, raih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017 dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tersebut dilaksanakan pada Kamis (31/05/2018) kemarin siang, bertempat di Lantai 2 Gedung Kantor Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, yang diterima secara langsung oleh Pj Bupati Bojonegoro, Dr Suprianto SH MH dan Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro, Syukur Priyanto.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Ayub Amali SE MM AK dan Bupati/Walikota, Ketua DPRD, Sekretarsis Daerah dan Kepala Inspektorat dari 17 Kabupaten/Kota yang menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017.

Plt Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur, Ayub Amali, dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan BPK memeriksa LKPD adalah untuk memberi opini kewajaran informasi keuangan yang disajikan oleh Pemerintah Daerah yang didasarkan pada 4 (empat) kriteria yakni kesesuaian dengan standart akuntasi pemerintah, kecukupan pengungkapan (adequete disclosures), kepatuhan terhadap perundang-undangan dan efektifitas sistem pengendalian internal.
“Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memberi opini kewajaran informasi keuangan yang disajikan oleh pemerintah daerah” jelas Ayub Amali.
Masih menurut Ayub Amali, bahwa dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, sebanyak 31 Kabupaten/kota yang telah tepat waktu dan 4 Kabupaten/Kota yang terlambat dalam penyampaian laporan keuangan, kemudian dari 17 Kabupaten/Kota yang saat ini hadir, 15 Kabupaten meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan 2 Kabupaten/Kota meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Dari laporan hasil pemeriksaan LKPD tersebut, dapat dijadikan dasar pemerintah daerah berserta DPRD, dalam mengambil keputusan, untuk kegiatan atau program selanjutnya.” harap Ayub Amali.
Di akhir sambutannya Ayub Amali mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada para Kepala daerah beserta semua jajarannya, karena telah serius dan konsukuen dalam menyusun laporan keuangan berbasis akuntansi akrual.

Sementara itu, Pj Bupati Bojoengoro Dr Suprianto SH MH usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tersebut merasa bersyukur, karena Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Tenutnya ini berkat kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” tutur Pj Bupati Bojoengoro Dr Suprianto. (red/imm)












































.md.jpg)






