News Ticker
  • Bupati Bojonegoro dan Bupati Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung
  • Pelajar di Bojonegoro Ikuti Edukasi Tosan Aji pada Gelaran Festival Pusaka Nusantara 2018
  • Usia Hujan Deras Disertai Angin, Aparat dan Warga di Blora Lakukan Kerja-bakti
  • Memperingati
  • YKIB Tampilkan Program Magang di Festival Banyu Urip 2018
  • Diduga Korupsi Alokasi Dana Desa, Kades Sukosewu Bojonegoro Ditahan Polisi
  • Ditabrak Motor, Seorang Pejalan Kaki di Malo Bojonegoro Luka Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin dan Petir Landa Sejumlah Wilayah di Blora
  • Festival Pusaka Nusantara 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Festival Banyu Urip Digelar Mulai Hari Ini
  • BPBD Bojonegoro Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang
  • Berhasil Dorong UMKM, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Natamukti
  • KUPP Brondong Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran pada Nelayan
  • Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren
  • Kepemimpinan Perempuan Bojonegoro dalam Usaha Kecil dan Mikro
  • Job Fair Bojonegoro 2018 Diharapkan Tekan Angka Pengangguran
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kalitidu Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang
  • Ribuan Guru TPQ Tuban Geruduk Pendapa Kridho Manunggal
  • Operasi Zebra 2018 di Bojonegoro, Potensi Laka Lantas dan Pelanggaran Menurun
Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes

LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri.

Berikut ini beberapa nukilan yang di sarikan dari kitab Zaadul Ma’aad, jilid 1 hal 441-449 karya Al-Imam Ibnul Qayyim-Rahimahullah dengan tahqiq, takhrij dan ta’liq Syu’aib dan Abdul Qadir Al-Arna’uth - hafidhahumallah dan beberapa kitab lain, yang kesemuanya adalah berdasarkan riwayat-riwayat shahih dari Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam.

Disyari’atkan untuk banyak-banyak bertabir pada dua hari raya, yaitu pada ‘Iedul Fitri semenjak Matahari terbenam malam ‘Ied sampai pelaksanaan shalat ‘Ied, adapun pada ‘Iedul Adlha semenjak pagi hari ‘Arafah setelah shalat subuh (9 Dzul Hijjah) sampai shalat Ashar akhir hari Tasyriq (13 Dzul Hijjah).

Membayarkan zakat fitrah sebelum shalat ‘Iedul Fitri atau boleh dimajukan dua hari sebelumnya berupa makanan pokok (beras, dll) sebanyak satu Shaa’ (3 kilogram) untuk di bagikan kepada para fakir dan miskin.

Ummu ‘Athiyyah - radhiallahu anha berkata: “Kami diperintahkan mengajak keluar gadis-gadis dan wanita-wanita haid pada kedua hari raya untuk menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin, wanita-wanita yang haid itu terpisah dari tempat shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu melaksanakan shalat ‘Ied di mushalla, yaitu tanah lapang yang terletak di sebelah utara pintu masuk kota Madinah, dan beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu melaksanakan shalat dua hari raya (‘Iedul Fitri dan ‘Iedul Adlha) di mushalla (tanah lapang).

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu mengenakan pakaian terbaik dan terindah yang dimilikinya untuk shalat dua hari raya dan juga shalat Jum’at.

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu memakan kurma beberapa butir dengan hitungan ganjil (1,3,5 dan seterusnya) sebelum keluar menuju shalat ‘Iedul Fitri, adapun ‘Iedul Adlha beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tidak memakan apapun sehingga pulang dari shalat ‘Ied lalu memakan daging kurbannya.

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu mandi untuk shalat dua hari raya dan hal ini juga di lakukan oleh para sahabatnya termasuk Ibnu Umar - Radhiallahu ‘Anhuma .

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam keluar ke tempat shalat dengan berjalan kaki sambil membawa tombak untuk di jadikan sebagai sutrah (pembatas shalat), karena di tanah lapang tidak ada sutrah (pembatas shalatnya). Beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam melakukan shalat ‘Ied apabila matahari telah terbit dan tanpa di sertai adzan maupun iqamah, juga tanpa seruan “Ash-Sholatu Jami’ah”, yang sunnah adalah langsung shalat tanpa melakukan itu semua.

Rasulullah - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam melaksanakan shalat dulu sebelum khotbah, beliau shalat dua raka’at dengan tujuh takbir pada raka’at pertama dan lima takbir pada raka’at kedua. Pada raka’at pertama setelah Al-Fatihah beliau membaca surat Qoof dan pada raka’at kedua setelah Al-Fatihah beliau membaca surat Al-Qomar dan terkadang beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam membaca surat Al-A’la pada raka’at pertama dan Al-Ghosyiah pada raka’at kedua setelah membaca Al-Fatihah.

Setelah selesai shalat beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam menghadap manusia yang masih berada di shaf-shaf mereka lalu memberikan khotbah yang berisi nasehat, perintah dan larangan atau yang lainnya. Beliau –Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam juga mendatangi para wanita untuk memberikan nasehatnya kepada mereka.

Beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam membuka khotbahnya dengan memuji Allah Ta’ala dan memberikan keringanan kepada para sahabatnya untuk mendengarkan khotbah atau langsung pulang setelah shalat ‘Ied tanpa mendengarkan khotbah.

Beliau - Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam selalu menyelisihi jalan ketika berangkat dan pulang dari shalat ‘Ied agar tampak syi’ar Islam di segala penjuru dan untuk memberikan salam kepada semua penduduk dll. (*/imm)

Ilustrasi sangpencerah.id

 *) Sholikin Jamik sekeluarga, yang mengisi thausiyah selama bulan Ramadan 1439 H pada rubrik:  Oase Ramadan di media siber  beritabojonegoro.com

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

*Oleh Rizki Amelia Kurnia Dewi SIKom PEMUDA adalah tonggak perubahan bangsa. Di pundak-pundak merekalah masa depan bangsa digantungkan. Pemuda sejatinya ...

Quote

Memperingati

Memperingati

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Memperingati dapat diartikan mengadakan suatu kegiatan untuk mengenang atau memulyakan suatu peristiwa, mencatat suatu ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Program Peningkatan Literasi Siswa

Program Peningkatan Literasi Siswa

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Universitas Bojonegoro (Unigoro) bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) gelar kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Oleh Priyo Spd Blora - Panorama indah matahari pagi (sunrise) dan pemandangan Gunung Lawu di pagi hari menjadikan salah suasana ...

Statistik

Hari ini

71 kunjungan

121 halaman dibuka

0 pengunjung online

Bulan ini

63.592 kunjungan

112.559 halaman dibuka

Tahun ini

1.193.193 kunjungan

2.098.440 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 640.776

Indonesia: 12.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015