Kali Pacal Mengering, Petani Tembakau di Sugihwaras Terancam Kekurangan Air
Sabtu, 04 Agustus 2018 14:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro (Sugihwaras) - Memasuki musim kemarau tahun ini, warga Desa Panemon Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, mulai merasakan dampak kekeringan. Aliran sungai Kali Pacal yang melintasi desa tersebut yang digunakan warga sekitar untuk mandi dan kebutuhan pengairan pertanian, kini mulai menyusut dan terancam kering.
Selain akibat tidak adanya hujan selama musim kemarau ini, menyusutnya sungai tersebut karena sudah tidak ada suplai air dari Waduk Pacal, yang saat ini debit airnya juga mulai menyusut.

Kaslan (50) salah satu warga desa setempat, dirinya merasa was-was dan khawatir dengan kondisi tanaman tembakau miliknya, dikarenakan saat ini tanaman tembakau yang baru saja ditanamnya, membutuhkan air. Untuk mencukup kebutuhan pengairan sawahnya, sudah dua hari ini dirinya mengambil air sungai dengan cara menyedot menggunakan diesel, namun kondisi air sungai semakin hari semakin menyusut atau mulai mengering.
“Saya khawatir air sungai akan benar-benar kering dan tidak ada air lagi, yang tentunya tanaman tembakau kami akan mati atau akan tumbuh keriting karena kurang suplay air.” keluh Kaslan.
Menurut Kaslan, untuk kebutuhan pengairan selama musim kemarau, seluruh warga di desanya sangat bergantung pada kali Pacal. Menurutnya, untuk sarana pertanian, air Kali Pacal memang paling banyak digunakan warga untuk mengaliri sawahnya, baik dikala musim tanam padi ataupun saat musim tanam tembakau seperti ini.
“Bahkan untuk mandi dan cuci selama musim kemarau, sebagian warga di sini juga sangat bergantung pada Kali Pacal,” imbuhnya.
Kaslan juga menjelaskan, bahwa selama musim kemarau, ada sebagian warga yang membikin sumur bor. Hanya saja dirinya dan sejumlah warga lainnya terkendala biaya. Sementara jika mengandalkan bantuan pemerintah untuk pembuatan sumur bor, pasti akan lama realisasinya, sehingga jika air Kali Pacal benar-benar kering, maka dirinya dan warga yang lainnya hanya bisa pasrah.
“Kami hanya bisa pasrah seadaanya Kali Pacal benar-benar kering,” pungkasnya. (red/imm)












































.md.jpg)






