Duta Seni Bojonegoro Tampil di Anjungan TMII
Senin, 27 Agustus 2018 09:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Jakarta - Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan potensi seni budaya daerah, industri kecil dan kerajinan serta pariwisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Duta Seni dari Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (26/08/2018), tampil di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Dalam acara tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengusung tema "Geopark Bojonegoro Lantung Tempo Dulu - Lantung Masa Kini". Dimana para Duta Seni Kabupaten Bojonegoro menampilkan seni budaya khas Bojonegoro antara lain tari Encek Grenjeng, dramatari Patra Ginawa Karya, musik Oklik dan Campursari.

Dramatari Patra Ginawa Karya mengisahkan tentang desa kecil di tepian hutan di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, yakni Desa Wonocolo dengan Ki Watah sebagai Lurahnya dan didampingi kedua istrinya, Narsih dan Nyai Watah. Dia merupakan penguasa wilayah dan pengusaha "minyak patra". Ki Watah memiliki anak bernama Darma yang menjalin cinta dengan Kinasih anak tukang timba lantung.
Kisah masyarakat penambang minyak tradisional tersebut dikemas secara epik dengan tarian tradisional khas Bojonegoro.

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro Doktor Suprianto SH MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelar seni budaya dan promosi wisata tersebut diharapkan bisa diapresiasi oleh masyarakat luas, khususnya masyarakat Bojonegoro yang ada di Jakarta.
Selain itu, dalam rangka membangun dan memajukan potensi wisata yang ada di Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara bertahap telah melakukan pembangunan akses jalan dan jembatan, menuju tempat wisata yang ada di Bojonegoro dan pembangunan wisata melalui perlindungan cagar budaya.
“Pemerintah juga telah melakukan penataan dan pengelolaan tata ruang dengan terpadu dan terintegrasi.” jelas Pj Bupati Bojonegoro Doktor Suprianto SH MH

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, Drs Dwi Suyanto MM, mengungkapkan bahwa pihaknya merupakan badan yang memiliki tugas untuk memfasilitasi promosi potensi seni budaya daerah dan pariwisata yang ada di Jawa Timur.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan dan pada malam tadi merupakan jadwal Kabupaten Bojonegoro, untuk menampilkan produk unggulan dan potensi seni budaya serta pariwisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
“Kami harap fasilitas yang kami siapkan bisa membantu mempromosikan produk-produk Bojonegoro secara optimal, sehingga fungsi Badan Penghubung Daerah bisa dirasakan secara baik." Kata Drs Dwi Suyanto MM.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Guyub Bojonegoro, Gatot Sugiyono, merasa bangga karena setiap tahun komunitasnya selalu diberikan kesempatan untuk hadir dan berkumpul dalam pagelaran tersebut. Guyub Bojonegoro, merupakan kumpulan orang-orang yang ada di perantauan,khususnya di Jakarta, yang sudah lama tidak pulang ke Bojonegoro dan rindu akan daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini kami bisa melihat dan merasakan seni budaya, kerajinan dan kuliner khas Bojonegoro, sehingga kami juga bisa merasakan kemajuan Bojonegoro." tutur Gatot Sugiyono, Ketua Guyub Bojonegoro.
Selain Pj. Bupati Bojonegoro dan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, kegiatan yang dimeriahkan dengan pameran industri kecil, kerajinan, produk agrowisata serta aneka kuliner khas Bojonegoro tersebut, dihadiri pula oleh perwakilan dari Kementerian Maritim, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Pj Sekda Kabupaten Bojonegoro serta pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (red/imm)












































.md.jpg)






