Bupati Bojonegoro Sidak Sejumlah Fasilitas Umum
Rabu, 03 Oktober 2018 17:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro- Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah pada Rabu (03/10/2018) pagi, lakukan inspesi mendadak ke sejumlah fasilitas umum milik Pemkab Bojonegoro. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat apakah tempat-tempat tersebut memiliki kualitas yang sesuai standar.
Pada kesempatan ini bupati didampingi oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Staff Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Perkim Cipta Karya, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kepala Dinas PU SDA, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabag Pembangunan, Kabag Humas dan Protokol, Kabag Umum dan Kasatpol PP.

Adapun sejumlah fasilitas yang dikunjungi antara lain adalah Alun-Alun Bojonegoro, Rumah Potong Hewan Kota Bojonegoro, Taman Rajekwesi, GOR Dabonsia di Ngumpakdalem Dander, Stadion Letjen H Soedirman dan TPA Banjarsari.
Dalam kunjungan di Alun-alun Bojonegoro, bupati menyoroti keberadaan perpustakaan mini yang menurutnya harus bisa merepresentasikan Kabupaten Bojonegoro, serta bangunannya harus bisa menggunakan kayu, agar bisa terlihat lebih menyatu dengan alam Bojonegoro.
“Lantai di sekitar perpustajkaan mini harus ditanami rumput agar lebih hijau.” jelas Bupati.
Setelah dari Alun-alun Bojonegoro, bupati bersama rombongan melakukan kunjungan ke Rumah Potong Hewan Kota Bojonegoro. Di tempat tersebut, bupati menghimbau agar rumah potong hewan ini bisa lebih steril dan juga bisa lebih bersih lagi, sehingga rumah pemotongan hewan bisa terlihat rapi dan juga bersih.
“Rumah Potong Hewan harus bisa mengelola limbah dari hewan yang telah dipotong, agar bisa lebih sesuai standar lagi.” harap Bupati.
Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke Taman Rajekwesi. Di tempat tersebut, bupati memberikan masukan mengenai Toilet Umum yang ada di sana, agar kaca toiletnya bisa diganti menjadi yang lebih besar.
“Jangan menggunakan kaca toilet yang kecil. Hal ini akan membuat ruangan tampak kecil. Bila menggunakan kaca besar ruangan akan terlihat menjadi lebih besar.” jelasnya.

Usai dari Taman Rajekwesi, rombongan melanjutkan sidak ke GOR Dabonsia di Ngumpakdalem Dander. Hal tersebut guna melihat apakah GOR yang menjadi simbol Olahraga di Bojonegoro tersebut sudah sesuai dengan peruntukannya dan tidak menjadi sia-sia. Karena dengan keberadaan GOR tersebut bisa menunjang olahraga di Bojonegoro bisa menjadi lebih maju. Ditempat tersebut bupati menyoroti masalah kebersihannya.
“Ketika selesai ada event di GOR, harus bisa langsung dibersihkan sehingga GOR ini layak untuk digunakan ajang kegiatan nasional.” pesan Bupati.
Setelah itu rombongan melanjutkan kunjungan ke Stadion Letjen H Soedirman, untuk melihat kondisi stadion. Di tempat tersebut bupati menyarankan agar fasilitasnya dijaga dan apabila ada yang kurang harap diperbaiki.
“Seperti halnya saklar lampu yang tidak bisa dinyalakan dan dimatikan, jika ingin mematikan lampu harus melepas lampunya langsung. Hal itu sangat berbahaya dan harus diminimalisir. “ tegas Bupati.

Kunjungan terakhir rombongan tersebut di TPA Banjarsari. Di tempat tersebut bupati menghimbau agar pengelolaan limbah di tempat tersebut harus bisa semaksimal mungkin. Menurutnya, limbah yang bisa diolah harus bisa memberi manfaat ekonomis lagi, sehingga sampah dri tempat tersebut bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.
“Sampah memang menjadi faktor utama kebersihan, sehingga dalam pengelolaan sampah di TPA, harus bisa lebih baik lagi, agar sampah tidak lagi menjadi momok,” tegasnya.
Bupati juega mencontohkan bahwa di negara Swedia, dalam pengelolaan sampah di negara tersebut sampai harus mengimpor sampah.
“Karena di negara tersebut pengelolaan sampahnya sangat maju dan efektif.” pungkasnya. (red/imm)












































.md.jpg)






