BPBD Tuban Temukan 9 Titik Tanggul yang Rawan Longsor
Jumat, 02 November 2018 18:00 WIBOleh Achmad Junaidi
Oleh Achmad Junaidi
Tuban - Jelang musim hujan yang diperkirakan akan turun pada pada dasarian dua bulan November 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban pada Jumat (02/11/2018), mengecek tanggul-tanggul yang rawan longsor dan lakukan susur sungai di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Tuban.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD menemukan sembilan titik tanggul kritis dan rawan longsor yang sebagian akibat terkikis aliran Bengawan Solo.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiono, sembilan titik tanggul rawan tersebut 3 (tiga) titik berada di Kecamatan Widang dan yang lainya berada di Kecamatan Parengan, Bangilan dan Singgahan.
"Tiga titik tanggul di Kecamatan Widang itu meliputi Desa Kedungrejo, Simorejo dan Tegalrejo," ungkap mantan Camat Widang itu.
Selanjutnya pihak BPBD akan segera melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, agar tanggul yang mengalami kritis segera ada perbaikan.
"Kami akan berkoordinasi dulu dengan BBWS selaku pihak yang mempunyai kewenangan," terang Joko.
Joko melanjutkan, upaya ini sebagai bentuk mitigasi bencana untuk menghadapi musim penghujan yang diperkirakan akan turun di minggu kedua bulan November 2018 mendatang.
"Jika tanggul Bengawan Solo bocor, berdampak bagi seluruh pertanian yang ada di Tuban. Semoga BBWS segera turun tangan dan tanggul segera diperbaiki," pungkasnya. (red/imm)












































.md.jpg)






