Naik Sepeda Motor, Warga Dusun Kunir Mengadu ke Pemkab Soal Jaringan Listrik
Senin, 26 Oktober 2015 08:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota – Warga Dusun Kunir, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, mengeluhkan belum adanya jaringan listrik yang masuk di perkampungan tersebut. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mau membantu agar jaringan listrik PLN bisa sampai ke desa yang berada di pelosok yang dikelilingi perbukitan dan hutan tersebut.
Perwakilan warga Dusun Kunir, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, hari ini Senin (26/10) datang ke Pendapa Pemkab Bojonegoro. Mereka mengadukan masalah belum masuknya listrik di perkampungan Dusun Kunir, Desa Meduri tersebut.
Padahal, di Dusun Kunir, Desa Meduri ini dihuni oleh 100 kepala keluarga. Setiap keluarga beranggotakan 4-5 jiwa. Warga Dusun Kunir, Desa Meduri, sudah mengusulkan jaringan listrik itu sejak tiga tahun lalu. Namun, sampai sekarang belum dipasang jaringan listrik tersebut.
Selama ini, warga memakai lampu petromaks untuk penerangan di rumah. Ada pula 20 rumah warga yang mendapatkan listrik dari sambungan penyaluran listrik dari desa sebelah. Jaringan kabel listrik itu disambung dengan menancapkan bambu sebagai penyangganya. Kemudian, jaringan listrik disambung ke rumah-rumah. Namun, jaringan listrik seperti itu sangat tidak aman dan dayanya juga kecil.
Sudarsono (35) warga Dusun Kunir bersama tujuh perwakilan warga lainnya datang ke Pendapa Pemkab Bojonegoro dengan naik sepeda motor. Mereka menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer dari Margomulyo ke Kota Bojonegoro. Mereka menempuh perjalanan itu selama dua jam. Mereka hanya berharap listrik bisa masuk ke kampung mereka.
“Kami sejak dari kecil belum pernah merasakan listrik masuk ke kampung kami. Listrik dari jaringan PLN. Warga memakai lampu petromaks untuk penerangan. Warga lainnya menyalur listrik dari kampung sebelah. Itu pun, hanya cukup untuk lampu lampu kecil. Jadi, praktis kalau malam, perkampungan kami gelap gulita,” ujar Sudarsono saat ditemui BBC di Pendapa Pemkab Bojonegoro.
Perwakilan warga Dusun Kunir ini ditemui oleh Kontor, selaku bagian Sumber Daya Manusia, Kepala Bidang Ketenagalistrikan, Pemkab Bojonegoro. Ia mengaku aduan dari warga Dusun Kunir ini akan diusulkan pada APBD Bojonegoro tahun 2016. Namun, kata dia, jaringan listrik itu akan mulai dibangun tahun 2017.
“Karena sekarang untuk anggaran 2016 sudah ditetapkan,” tandasnya. (mol/kik)
foto warga Dusun Kunir saat berada di Pendapa Pemkab Bojonegoro































.md.jpg)






