News Ticker
  • Warga Padangan Yang Dilaporkan Hilang, Telah Ditemukan di Tengah Hutan Ngraho Bojonegoro
  • Ratusan Warga Blora Unjuk Rasa Tuntut Penegakkan Hukum
  • Kerja Bakti Karyawan EMCL Bersama Masyarakat dalam ExxonMobil Volunteer Program
  • BPS Blora Ajak ASN Turut Sukseskan Sensus Penduduk 2020
  • Resahkan Warga, Belasan Anak Punk Diamankan Polsek Ngawen Blora
  • Jembatan Putus di Ngasem Bojonegoro, Aparat dan Warga Sementara Buat Jalan Darurat
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Aggaran Rp 6 Miliar Untuk Insentif Marbot
  • Wakil Bupati Blora Minta Penggunaan Medsos OPD Untuk Pelayanan Masyarakat, Ditingkatkan
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Serah Terima Jabatan Kabag Ops dan Kapolsek Baureno
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Diklat ACLS bagi Dokter Puskesmas
  • Diterjang Banjir, Jembatan di Desa Setren Kecamatan Ngasem Bojonegoro, Putus
  • Kabupaten Blora Miliki Sistem Perlindungan Anak Terintegrasi, Pertama di Jawa Tengah
  • Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Viralkan Pitutur Luhur Sedulur Sikep Samin
  • Gubernur Jatim Kunjungi Komunitas Masyarakat Samin di Bojonegoro
  • Diduga Epilepsi Kambuh, Warga Baureno Bojonegoro Meninggal Tenggelam di Kolam Renang
  • Sejumlah Kawasan di Bojonegoro Kota Kembali Digenangi Banjir, Terparah Sejak 2008
  • Peserta Pesta Siaga di Blora Doakan Korban Musibah Hanyut di Sleman Yogyakarta
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Anggota Kawanan Pencuri Sepeda Motor
  • Polres Bojonegoro Tangkap 4 Anggota Sindikat Pencurian Kabel Telepon, 3 Orang Dilumpuhkan
  • Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, DLH Bojonegoro Bersih-Bersih Sampah
  • Gadaikan 17 Mobil Rental, Warga Kalitidu Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Setubuhi Anak di Bawah Umur, Seorang Remaja di Bojonegoro Ditangkap Polisi
  • 2 Orang Pelaku Judi Pilkades Diamankan Satgas Anti Judi Polres Bojonegoro
  • EMCL Serahkan Bantuan Pendidikan pada Lembaga Pendidikan Non Formal
  • Kecelakaan Beruntun di Gayam Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka-Luka

Quote Islami

Meminta dan Memberi Maaf

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al-A’raf 7:199)
 
Orang-orang beriman diawal memasuki bulan Ramadan yang diperintahkan secara individual dengan sesama manusia adalah meminta maaf dan memberi maaf. Hal ini penting untuk diingatkan bersama karena suasana kehidupan dalam berbangsa dan bernegara kita sekarang ini diliputi suasana hati yang mengedepankan egoisme (merasa paling benar) dan saling merendahkan orang lain serta membanggakan diri dan kelompoknya.
 
Berdasarkan sebuah penelitian, salah satu hal yang paling sulit dilakukan orang adalah meminta maaf dan memberi maaf kepada orang lain. Walaupun seseorang menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti bukanlah perkara mudah. Ada rasa gengsi ataupun ego yang menghalangi seseorang untuk bisa berkata, “Aku telah bersalah. Aku meminta maaf atas tindakan yang telah kulakukan dan berharap kamu dapat memaafkan aku.”
 
Sama halnya meskipun seseorang sudah bisa menahan rasa sakit akibat kesalahan yang dibuat orang lain, memaafkan orang tersebut juga bukan perkara mudah. Rasa yang tergores seolah tak bisa lepas dari ingatan dan terus membekas. Dalam sebuah judul lagu disebutkan, Forgiven not Forgotten”. Aku memaafkan tapi aku tidak bisa melupakan kesalahanmu. Apakah ini yang dinamakan memberi maaf?
 
Urusan meminta dan memberi maaf yang sulit ini tidak hanya terjadi antara seseorang dengan lingkungan sosialnya. Bahkan tak jarang seseorang sulit meminta dan memberi maaf kepada orang-orang terdekat yang hidup serumah sekalipun. Seorang anak sulit memaafkan orangtuanya, seorang suami enggan meminta maaf kepada istrinya, seorang adik tidak bisa melupakan kesalahan kakaknya.
 
Jadilah Engkau Pemaaf
 
Agama mengajarkan kita, apalagi ketika seorang muslim memasuki awal Ramadan agar dengan lapang dada memberi maaf kepada orang yang telah berbuat salah. Bagaimanapun juga manusia sering lupa dan khilaf. Memberi maaf kepada orang atas ketidaksengajaannya adalah keutamaan buat orang yang sempat tersakiti. Dan memberi maaf atas tindakan buruk orang lain juga sebuah keutamaan jika itu bisa dilakukan.
 
Adalah Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa bersifat pemaaf. Ketika beliau melewati jalan dan sering diganggu oleh orang yang tidak suka dengannya, beliau selalu memaafkan. Sampai akhirnya ketika orang yang suka mengganggu itu sakit maka Rasulullah SAW adalah orang pertama yang datang menjenguknya.
Jika kita bicara sejarah lain dikisahkan bagaimana Nabi Muhammad SAW mendapat perlakuan yang buruk dari masyarakat Thaif, sampai-sampai malaikat datang dan menanyakan apakah perlu masyarakat yang berlaku buruk tersebut dihukum, Nabi meminta untuk memaafkan mereka karena mungkin mereka belum tahu.
 
Memberi maaf bukanlah menunjukkan seseorang itu lemah atau tidak mampu membalas. Suka memaafkan justru menunjukkan sifat keutamaan dan kemuliaan seseorang karena ia belajar dari sifat Allah yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun seberapa besar pun kesalahan yang pernah dilakukan hamba-Nya. Sikap pemaaf menunjukkan seseorang memilih jalan yang dekat dengan keridhoan Allah ketika sebenarnya dia bisa menuntut balas atas kesalahan orang lain.
 
Meminta Maaf Dengan Segera
 
“Yang paling patut mengampuni ialah orang yang paling memiliki kemampuan untuk menghukum.” (Ali bin Abi Thalib dalam Nahjul Balaghah)
 
Jika kita telah belajar memaafkan orang lain, maka kita pun harus belajar untuk meminta maaf atas kesalahan dan kekeliruan kita. Banyak orang lebih rela melakukan apa saja yang lebih sulit daripada harus meminta maaf.
Inilah bentuk-bentuk kesombongan di mana seseorang merasa dirinya sedemikian besar sehingga malu dan tidak bersedia meminta maaf.
 
Dalam interaksi suami istri tak jarang hal tersebut juga sering terjadi. Dalam rumah tangga tentu terkadang ada perselisihan, perbedaan pendapat, atau hal-hal yang tidak disukai dilakukan oleh seseorang kepada pasangannya. Yang paling berbahaya adalah jika salah satu diantara mereka tidak ada yang berinisiatif meminta maaf terlebih dahulu. Memilih jalan ishlah daripada mempertahankan ego dan perselisihan. Situasi seperti ini sangat berbahaya karena setan akan menghembuskan benih-benih pertentangan yang lebih besar lagi ketika pasangan suami istri masing-masing enggan meminta maaf kepada pasangannya.
 
Agama mengajarkan kita untuk segera meminta maaf ketika menyadari kesalahan. Kita beristighfar mohon ampun kepada Allah segera setelah menyadari adanya perbuatan dosa, kekeliruan, niat yang buruk yang sempat muncul dan kita lakukan. Kita juga bersegera mendatangi orang yang terlanjur tersakiti akibat perbuatan kita dan meminta maaf darinya. Dengan meminta maaf, kita sebenarnya sedang menyelamatkan diri kita dan berusaha menghapus kesalahan yang telah terjadi.
 
 
*) Penulis: Kepala Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro dan Pembina Yayasan Para Tazkia Bojonegoro.
 
Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Videotorial

Kalender Event Bojonegoro 2020

Kalender Event Bojonegoro 2020 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (31/01/2020) malam, bertempat di Taman Lokomotif, melaunching Kalender Event Bojonegoro 2020, ...

Berita Video

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Ini Kata Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, di Momen Peringatan Hari Ibu 2019

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid dan Gubernur ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

Opini

Stunting, Masalah Gizi di Era Milenial

DALAM 10 tahun terakhir, kita ramai mendapat peristilahan baru pada masalah gizi, yaitu istilah stunting, yang seolah-olah istilah baru di ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Berita Foto

Serba-Serbi Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (19/02/2020) hari ini, digelar di 233 desa di ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Wisata

'Full Moon Golden Festival' Negeri Atas Angin Bojonegoro, Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah benar-benar ingin memajukan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya ...

Hiburan

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar, Netizen dan Awak Media, Nonton Bareng Film Sang Prawira

Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Rabu (04/12/2019) malam, mengajak sejumlah pelajar, netizen dan awak ...

Statistik

Hari ini

576 kunjungan

761 halaman dibuka

0 pengunjung online

Bulan ini

287.814 kunjungan

449.874 halaman dibuka

Tahun ini

552.380 kunjungan

814.346 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 545.376

Indonesia: 8.815

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1582655090.8359 at start, 1582655091.748 at end, 0.91203784942627 sec elapsed