News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Santunan Pada Korban Bencana Angin Kencang
  • Kelangkaan Solar Ditengarai Akibat Tingginya Permintaan Konsumen, Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Adanya Kelangkaan Solar, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Sesuai Kuota
  • Sejak Sepekan, di Bojonegoro Terjadi Kelangkaan Solar, Sejumlah SPBU Kehabisan Stok
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 November 2019
  • Polsek Bojonegoro Kota dan Dishub Bojonegoro Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu
  • Pemkab Bojonegoro Targetkan 2020 Capai UHC Bagi Warga Miskin
  • Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan di Bojonegoro Capai Rp 17,2 Miliar
  • Korban Bencana Angin Kencang di Randublatung Blora Terima Bantuan dari Pemerintah
  • Hendak Melintasi Jalan Cor, Pengendara Motor di Sukosewu Bojonegoro Terjatuh Sendiri
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 14 November 2019
  • Viral! Video Pengendara Motor di Bojonegoro Masuk Got, Disenggol Truk Trailer
  • 7.000 Lowongan Kerja Tersedia Dalam Pameran Bursa Kerja Bojonegoro 2019
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Lakukan Kunker, Tanggapi Aduan Masyarakat Sekitar Proyek JTB
  • Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Kapolres Bojonegoro Sampaikan Imbauan
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar Pencegahan Berkembangnya Paham Radikalisme
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gelar Bursa Inovasi Desa di Wilayah Kecamatan Cluster VII
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 13 November 2019
  • Gubernur Jawa Timur Kunjungi Korban Bencana Angin Kencang di Bojonegoro
  • Kelurahan Bangkle Kecamatan Blora, Juara Lomba Penghijauan 2019 Tingkat Kabupaten Blora
  • 27 Rumah Warga di Randublatung Blora, Rusak Akibat Diterjang Angin
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar dan Rencana Aksi Hak Azasi Manusia
  • Motor Ditabrak Truk Boks di Gayam Bojonegoro, Pemotor Asal Cepu Blora Tewas di TKP
  • Bupati Pantau Korban Bencana Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bojonegoro
  • Angin Kencang di Sukosewu Bojonegoro, Belasan Rumah Roboh, Kerugian Capai Rp 220 Juta

Quote Islami

Meminta dan Memberi Maaf

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al-A’raf 7:199)
 
Orang-orang beriman diawal memasuki bulan Ramadan yang diperintahkan secara individual dengan sesama manusia adalah meminta maaf dan memberi maaf. Hal ini penting untuk diingatkan bersama karena suasana kehidupan dalam berbangsa dan bernegara kita sekarang ini diliputi suasana hati yang mengedepankan egoisme (merasa paling benar) dan saling merendahkan orang lain serta membanggakan diri dan kelompoknya.
 
Berdasarkan sebuah penelitian, salah satu hal yang paling sulit dilakukan orang adalah meminta maaf dan memberi maaf kepada orang lain. Walaupun seseorang menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti bukanlah perkara mudah. Ada rasa gengsi ataupun ego yang menghalangi seseorang untuk bisa berkata, “Aku telah bersalah. Aku meminta maaf atas tindakan yang telah kulakukan dan berharap kamu dapat memaafkan aku.”
 
Sama halnya meskipun seseorang sudah bisa menahan rasa sakit akibat kesalahan yang dibuat orang lain, memaafkan orang tersebut juga bukan perkara mudah. Rasa yang tergores seolah tak bisa lepas dari ingatan dan terus membekas. Dalam sebuah judul lagu disebutkan, Forgiven not Forgotten”. Aku memaafkan tapi aku tidak bisa melupakan kesalahanmu. Apakah ini yang dinamakan memberi maaf?
 
Urusan meminta dan memberi maaf yang sulit ini tidak hanya terjadi antara seseorang dengan lingkungan sosialnya. Bahkan tak jarang seseorang sulit meminta dan memberi maaf kepada orang-orang terdekat yang hidup serumah sekalipun. Seorang anak sulit memaafkan orangtuanya, seorang suami enggan meminta maaf kepada istrinya, seorang adik tidak bisa melupakan kesalahan kakaknya.
 
Jadilah Engkau Pemaaf
 
Agama mengajarkan kita, apalagi ketika seorang muslim memasuki awal Ramadan agar dengan lapang dada memberi maaf kepada orang yang telah berbuat salah. Bagaimanapun juga manusia sering lupa dan khilaf. Memberi maaf kepada orang atas ketidaksengajaannya adalah keutamaan buat orang yang sempat tersakiti. Dan memberi maaf atas tindakan buruk orang lain juga sebuah keutamaan jika itu bisa dilakukan.
 
Adalah Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa bersifat pemaaf. Ketika beliau melewati jalan dan sering diganggu oleh orang yang tidak suka dengannya, beliau selalu memaafkan. Sampai akhirnya ketika orang yang suka mengganggu itu sakit maka Rasulullah SAW adalah orang pertama yang datang menjenguknya.
Jika kita bicara sejarah lain dikisahkan bagaimana Nabi Muhammad SAW mendapat perlakuan yang buruk dari masyarakat Thaif, sampai-sampai malaikat datang dan menanyakan apakah perlu masyarakat yang berlaku buruk tersebut dihukum, Nabi meminta untuk memaafkan mereka karena mungkin mereka belum tahu.
 
Memberi maaf bukanlah menunjukkan seseorang itu lemah atau tidak mampu membalas. Suka memaafkan justru menunjukkan sifat keutamaan dan kemuliaan seseorang karena ia belajar dari sifat Allah yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun seberapa besar pun kesalahan yang pernah dilakukan hamba-Nya. Sikap pemaaf menunjukkan seseorang memilih jalan yang dekat dengan keridhoan Allah ketika sebenarnya dia bisa menuntut balas atas kesalahan orang lain.
 
Meminta Maaf Dengan Segera
 
“Yang paling patut mengampuni ialah orang yang paling memiliki kemampuan untuk menghukum.” (Ali bin Abi Thalib dalam Nahjul Balaghah)
 
Jika kita telah belajar memaafkan orang lain, maka kita pun harus belajar untuk meminta maaf atas kesalahan dan kekeliruan kita. Banyak orang lebih rela melakukan apa saja yang lebih sulit daripada harus meminta maaf.
Inilah bentuk-bentuk kesombongan di mana seseorang merasa dirinya sedemikian besar sehingga malu dan tidak bersedia meminta maaf.
 
Dalam interaksi suami istri tak jarang hal tersebut juga sering terjadi. Dalam rumah tangga tentu terkadang ada perselisihan, perbedaan pendapat, atau hal-hal yang tidak disukai dilakukan oleh seseorang kepada pasangannya. Yang paling berbahaya adalah jika salah satu diantara mereka tidak ada yang berinisiatif meminta maaf terlebih dahulu. Memilih jalan ishlah daripada mempertahankan ego dan perselisihan. Situasi seperti ini sangat berbahaya karena setan akan menghembuskan benih-benih pertentangan yang lebih besar lagi ketika pasangan suami istri masing-masing enggan meminta maaf kepada pasangannya.
 
Agama mengajarkan kita untuk segera meminta maaf ketika menyadari kesalahan. Kita beristighfar mohon ampun kepada Allah segera setelah menyadari adanya perbuatan dosa, kekeliruan, niat yang buruk yang sempat muncul dan kita lakukan. Kita juga bersegera mendatangi orang yang terlanjur tersakiti akibat perbuatan kita dan meminta maaf darinya. Dengan meminta maaf, kita sebenarnya sedang menyelamatkan diri kita dan berusaha menghapus kesalahan yang telah terjadi.
 
 
*) Penulis: Kepala Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro dan Pembina Yayasan Para Tazkia Bojonegoro.
 
Berita Terkait

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Web Series Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan, garapan Ademos Indonesia bekerja Yayasan Mannah dan Jampro, mengusung tema tentang ...

Berita Video

Viral! Video Pengendara Motor di Bojonegoro Masuk Got, Disenggol Truk Trailer

Berita Video

Viral! Video Pengendara Motor di Bojonegoro Masuk Got, Disenggol Truk Trailer

Bojonegoro - Video pengendara motor disenggol truk trailer di Bundaran Adipura Bojonegoro, yang diunggah oleh akun facebook @Mila Yanana, di ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Peran Pancasila Dalam Era Globalisasi

Resensi Buku

Peran Pancasila Dalam Era Globalisasi

ERA keterbukaan sudah mulai mengakar kuat di era globalisasi seperti sekarang ini, sehingga identitas nasional adalah salah satu bagian mutlak ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Surabaya - Nurul, perajut asal Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (13/10/2019), turut hadir membawa nama Bojonegoro di ...

Eksis

Jalin Silaturahmi, Indonesia Corolla Classic Club Gelar Gathering Nasional di Bojonegoro

Jalin Silaturahmi, Indonesia Corolla Classic Club Gelar Gathering Nasional di Bojonegoro

Bojonegoro - Dalam rangka menjalin silaturahmi antar anggota, komunitas otomotif Indonesia Corrola Classic, menggelar Gathering Nasional ke-8, Minggu (10/11/2019), yang ...

Infotorial

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Ramah lingkungan dan sangat menguntungkan, kata Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban, saat ditanya seputar penggunaan biogas di tempat tinggalnya. ...

Berita Foto

Bersepeda, Bupati dan Sekda Bojonegoro Pantau Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Bersepeda, Bupati dan Sekda Bojonegoro Pantau Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, didampingi Sekda Bojonegoro, Dra Nurul Azizah MM, pada Minggu (03/11/2019) pagi, dengan ...

Feature

Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Bojonegoro - Ada cara unik yang dilakukan warga masyarakat Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, untuk merawat sungai dari kotoran ...

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Ribuan jemaah pada Minggu (06/10/2019) siang, tumpah ruah berdatangan ke Alun-alun Kota Bojonegoro, untuk menghadiri acara Gema Salawat ...

Pelesir

Festival Bengawan Bojonegoro Digelar 8-9 November 2019, di TPG Desa Pilanggede

Festival Bengawan Bojonegoro Digelar 8-9 November 2019, di TPG Desa Pilanggede

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, kembali menggelar event Festival Bengawan 2019. ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 November 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 15 November 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (15/11/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu: Pukul 17.00 WIB s/d Selesai Tempat: Lapangan ...

Statistik

Hari ini

4.399 kunjungan

6.147 halaman dibuka

160 pengunjung online

Bulan ini

129.433 kunjungan

183.721 halaman dibuka

Tahun ini

1.935.848 kunjungan

3.003.568 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 633.960

Indonesia: 8.310

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1573821994.6879 at start, 1573821994.8411 at end, 0.15318703651428 sec elapsed