Dua Rumah di Ngasem Roboh Diterjang Angin Kencang
Senin, 02 November 2015 10:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Linda Estiyanti
Ngasem – Menjelang pergantian musim masyarakat diimbau agar senantiasa waspada terhadap terpaan angin kencang dan putting beliung. Beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro setiap memasuki musim hujan, seringkali selalu diikuti munculnya angin kencang. Munculnya angin kencang merupakan peristiwa rutin yang selalu terjadi saat pergantian musim, utamanya dari musim kemarau menuju musim hujan.
Sebagaimana telah dilaporkan, pada Minggu (01/11) sekitar pukul 17.50 WIB, telah terjadi hujan deras dengan disertai angin kencang di dua desa di wilayah Kecamatan Ngasem yang mengakibatkan robohnya dua rumah milik warga setempat.
Rumah milik Lasio, (55), warga Dusun Krajan RT 011 RW 002 Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro roboh akibat diterpa angin kencang. Rumah berukutan 12 meter x 6,5 meter tersebut porak-poranda akibat diterjang angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan sebesar Rp 35 juta.
Sementara, rumah berukuran 9 meter x 3,5 meter milik Mukri, (36) warga Dusun Krajan RT 02 RW 04 Desa Butoh Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro juga dilaporkan roboh setelah diterpa angin kencang pada waktu yang hampir bersamaan. Dalam peristiwa ini juga tidak terdapat korban jiwa, sedangkan kerugian material diperkirakan sebesar Rp 15 juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sujarwo, mengimbau agar masyarakat mewaspadai bencana angin kencang dan puting beliung saat pergantian musim dari kemarau ke musim hujan.
“Selain itu, saat memasuki musim hujan juga sering terjadi bencana banjir. Kami sudah menyiapkan personel dan lainnya untuk menangani bencana banjir, angin kencang, dan longsor saat musim hujan,” ujarnya. (lyn/kik)
Ilustrasi foto www.okezone.com































.md.jpg)






