Rankaian Kegiatan Safari Ramadan Pemkab Bojonegoro Diakhiri di Pendapa Malowopati
Senin, 27 Mei 2019 22:00 WIBOleh Muliyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Menutup rangkaian acara Safari Ramdan, Pemkab Bojonegoro berakhir pada Senin (27/05/2019) malam, menggelar acara Safari Ramadan dengan buka puasa bersama dengan ulama, umara dan anak-anak yatim piatu.
Acara yang digelar di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro, tersebut diselenggarakan atas kerjasama Pemkab Bojonegoro dengan SKK Migas, Perwakilan Jawa, Bali dan Nusa Tengggara (Jabanusa),.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forpimda Kabupaten Bojonegoro, sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Bojonegoro, sejumlah Ulama dan Tokoh Agama serta anak-anak yatim piatu.
Penutupan Safari Ramdan Pemkab Bojonegoro, yang digelar di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Senin (27/05/2019).
Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali dan Nusatengggara (Jabanusa), Nurwahidi menyampaikan bahwa SKK migas mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan dari pemerintah dan masyarakat Bojonegoro dalam kegiatan industri hulu migas di kabupaten Bojonegoro.
“Dengan dukungan dari semua pihak tersebut kami bisa melakukan eksplorasi migas dengan lancar.” tutur
Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan Bojonegoro menjadi daerah dengan eksplorasi migas terbesar di Indonesia, yyang saat ini mencapai 20 - 30 persen dari total produksi nasional.
“Dengan begitu kami bisa mengucap syukur, salah satunya dengan berbagi bersama anak yatim piatu dan juga kepada ulama.” katanya.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam acara Penutupan Safari Ramdan Bojonegoro, yang digelar di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Senin (27/05/2019).
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak puasa pertama Pemkab Bojonegoro sudah melakukan Safari Ramadan bersama masyarakat.
Pada kesempatan tersebut Bupati menuturkan bahwa , pada tahun 2019, program pembangunan di Bojonegoro diimbangi dengan amaliyah.
“Hal ini dilakukan sebagai rasa syukur pemerintah atas produksi migas di Bojonegoro yang mencapai lebih dari 20 persen dari produksi nasional.” kata Bupati.
Masih menurut Bupati bahwa dalam perspektif APBD, ada santunan untuk sekitar 1.500 anak, yang mana dalam setahun dilakukan sebanyak tiga kali.
“Ini harus kita lakukan karena kewajiban kita untuk dapat menjamin kehidupan serta pendidikan dari warga kita semua.” pungkas Bupati. (red/imm)