Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 25 Miliar Untuk Bantuan Akademis
Kamis, 30 Mei 2019 11:00 WIBOleh Muliyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Anna Muáwanah, pada Rabu (29/05/2019) malam, hadiri acara Fathul Majid Bersholawat yang merupakan acara puncak acara Haflah Akhirissanah Pondok Pesantren Modern Fathul Masjid, di Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati Anna Muáwanah menyampaikan pesan kepada santri serta santriwati untuk mengejar akademik tanpa suatu kekhawatiran, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan mendukung secara penuh dengan menganggarkan Rp 25 miliar untuk bantuan akademis.
Menurut Bupati Anna Muawanan, membangun sebuah bangsa itu bukan hanya soal infrastruktur fisik melainkan juga adalah membangun SDM yang sesuai dengan orientasi.
“Saya berharap semoga para santri dan santriwati tidak hanya menghafal Al-Qur’an secara harfiah namun juga dapat mengamalkannya sebagai suatu amaliyah yang bermanfaat. kata Bupati Anna Muawanah.
Selain memberikan sambutan, pesan serta ucapan selamat, Bupati juga memberikan bingkisan dan bantuan kepada kaum dhuafa di akhir sambutannya.
Bupati Bojonegoro, Anna Muáwanah, saat beri sambutan dalam acara Fathul Majid Bersholawat di Pondok Pesantren Modern Fathul Masjid, di Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman Bojonegoro. Rabu (29/05/2019)
Kepala Sekolah SMK Terpadu Fathul Majid, Tatang Agung Sumarta menuturkan bahwa tahun 2019 ini pondoknya mewisuda total 80 peserta didik dengan rincian, 56 lulusan SMP dan 24 lulusan SMK. Peserta didik yang dinyatakan lulus adalah mereka yang tidak hanya lulus secara akademik, melainkan juga lulus secara kategori pondok yaitu lulus munaqasah (hafalan).
Menurutnya, mereka yang mendapatkan penghargaan munaqasah sendiri adalah mereka-mereka yang lulus menurut kategori pondok dengan nilai yang baik.
“Penghargaan munaqasah itu ada beberapa kriteria penilaian. Kriterianya sendiri itu ada pencapaian hafalan santri, kelancaran dan keistiqomahan.” tuturnya menjelaskan.
Ia juga menuturkan bahwa setiap harinya para santri dan santriwati ini setidaknya harus menyetorkan hafalan perhari yaitu minimal satu lembar.
“Waktu setoran hafalan pun dapat dilaksanakan saat setelah shubuh, setelah ashar dan setelah isya.” katanya
Sebelumnya, sebagai rangkaian acara Haflah Akhirissanah Pondok Pesantren Modern Fathul Masjid, diawali dengan kegiatan khotmil quran bil ghoib, kirab drumband, bazar putri, buka bersama dan acara pemberian penghargaan kepada munaqosah terbaik. (red/imm)