Jelang Musim Penghujan
Buatlah Lubang Biopori untuk Menabung Air
Selasa, 03 November 2015 11:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Sejak dua hari ini sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mulai diguyur hujan. Ada yang hanya gerimis, hujan sedang, bahkan hujan deras disertai terjangan angin kencang. Masyarakat perlu waspada. Namun, masyarakat juga perlu melakukan upaya cerdas, yakni mulai menabung air.
"Memanfaatkan datangnya musim hujan ini dengan sebaik mungkin. Salah satu langkah mudah dan membawa dampak luar biasa adalah dengan membuat lubang biopori di sekitar rumah tinggal," himbau Bupati Bojonegoro Drs H Suyoto MSi, Selasa (03/11).
Suyoto menambahkan, harus diingat bahwa tanah di Bojonegoro memiliki tipikal tanah aluvial yang tidak mudah meresapkan air. Karena itu lubang biopori sangat pas menjadi media untuk menyimpan air di permukaan tanah.
"Tidak hanya lubang biopori, warga bisa membuat jublikan, blumbang atau embung untuk menyimpan air," imbuhnya.
Lubang biopori itu sangat mudah dibuat. Kedalamannya hanya 60 centimeter sampai 100 centimeter dengan diameter 10-15 centimeter. Cara melubangi tanah bisa menggunakan alat pelubang biopori atau menggunakan linggis.
Minimal dalam satu rumah membuat 6-10 lubang biopori. Tidak hanya di sekitar rumah saja, lubang biopori bisa dibuat di sekitar sekolah, perkantoran, lapangan dan persawahan. "Dimanapun bisa dimanfaatkan untuk menabung air di musim hujan ini," terang Bupati.
Langkah riil lainnya, ujar Bupati, adalah mulai menanam tanaman di lahan atau sawah di awal musim hujan. Namun, petani harus memperhatikan lokasi yang aman. Setidaknya jauh dari terjangan banjir. (mol/tap)
*) Ilustrsi skema lubang biopori

































.md.jpg)






